Menu

Polisi Lakukan Pemeriksaan Terhadap Model Cantik Alesya Kafelnikova Asal Rusia yang Nekat Foto Telanjang Di Punggung Gajah

Devi 26 Feb 2021, 16:18
Foto : Suara.com
Foto : Suara.com

RIAU24.COM - Polda Bali memanggil model Rusia, Alesya Kafelnikova, yang viral karena berfoto bugil di punggung gajah di sebuah tempat wisata di Taro, Gianyar, Bali. Kasubdit V Crimsus Polda Bali AKBP Gusti Ayu Suinaci mengatakan, pihaknya telah memanggil Alesya dan sudah diklarifikasi.

"Dia (Alesya Kafelnikova) tidak berniat membuat sesuatu yang vulgar. Itu, hanya untuk seni," kata Suinaci saat dihubungi, Jumat 26 Februari. “Tapi, karena banyak yang tidak setuju dengan postingan itu, dia menghapusnya dan tidak ada postingan sekarang dan sudah meminta maaf. Padahal, dia membuatnya hanya untuk seni dan kecintaannya pada hewan dan lingkungan alam,” lanjutnya.

Dilansir dari VOI. Alesya berfoto bugil secara spontan alias tidak direncanakan sama sekali.

“Dia tidak berniat menyakiti masyarakat sekitar dengan postingan tersebut dan tidak ada yang mengomersialkan postingan tersebut. Dia mengatakan masih ingin tinggal di Bali karena dia mencintai dan menyukai Bali,” ujarnya.

Polisi mendidik Alesya tentang foto tanpa busana yang tidak sesuai dengan adat budaya Indonesia.

“Dia baru mengerti dan minta maaf. Sekarang postingannya sudah hilang, mau kita proses apa. Dan juga tidak terlalu vulgar, memang tanpa baju tapi dia tidak menunjukkan organ vitalnya, itu tidak terlihat,” ujarnya.

Namun, jika Alesya mengulangi tindakan yang sama, polisi akan menindaknya.

“Kita mendidik, kalau kita ulangi aksinya pasti kita lakukan. Kemarin bahasa tadi dia ingin berlama-lama di Bali,” kata Suinaci.

Model Rusia Alesya Kafelnikova, yang difoto telanjang di atas gajah, menjadi viral di media sosial.

Foto bugil tersebut diunggah di akun Instagram pribadi @kafelnikofa_a pada 13 Februari 2021 dan kini telah dihapus. Selain itu, Alesya juga meminta maaf dalam unggahan Instagram pada 18 Februari 2021.

“Foto itu adalah pemotretan pribadi, saya tidak bermaksud melukai perasaan masyarakat setempat. Kami mencintai budaya di Bali dan menghormati hukum Indonesia. Maaf jika melihat hal lain terkait hal ini,” tulisnya, dikutip dari Instagram @kafelnikofa_a .