Pria Asal Thailand Tewas di Kamar Akibat Tidur Menghidupkan Kipas Angin Yang Diarahkan Ke Tubuhnya

Sabtu, 27 Februari 2021 | 09:50 WIB
google google

RIAU24.COM -  Tak hanya badan menjadi kurang nyaman atau memicu batuk dan pilek, kasus yang terjadi di Thailand, 2 November 2017 silam mungkin bisa membuat kita berpikir ulang untuk mengarahkan kipas angin ke badan saat tidur meski udara sedang cukup panas.

Seorang pria berusia 44 tahun meninggal dunia gara-gara mengarahkan 3 kipas angin sekaligus ke badannya saat tidur.

Dilansir dalam moodsehat.co, pria bernama Sobthawee Boonka ini ditemukan sudah tidak bernyawa di kamar tidurnya setelah tidur di sebuah rumah di Tambon Nai Muang.

Baca Juga: Dalam Upaya Meningkatkan Tingkat Perlindungan, China Mempertimbangkan Untuk Mencampur Vaksin COVID-19

Kakaknya, Saravuth Boonka menyebutkan bahwa Sobthawee tinggal di rumah tesebut untuk mengurus ibunya yang sudah renta dan sakit-sakitan, Udom Boonka (86).

Saravuth menyebutkan bahwa adiknya adalah orang yang sehat namun memang suka mengarahkan kipas angin ke tubuhnya saat tidur karena selalu merasa kepanasan.

Baca Juga: Rencana China Untuk Membuat Bendungan Super Himalaya Memicu Ketakutan di India

Yang tidak diperikakan Sobthawee adalah suhu udara di tengah malam hingga dini hari di area tersebut cenderung semakin menurun sehingga ia pun mengalami hipotermia dan akhirnya meninggal dunia.

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan keesokan harinya juga menunjukkan bahwa Sobthawee memang meninggal karena hipotermia.

 

Tubuh pria ini tidak mampu menyesuaikan diri dengan suhu udara yang terus menerus dan akhirnya mengalami syok hingga meninggal dunia. Pihak keluarga pun menerima penjelasan pihak rumah sakit yang memeriksa tubuh Sobthawee.

PenulisR24/riz


Loading...
Loading...