Ilmuwan Ini Blak-Blakan, Sebut 'Tsunami' Covid-19 di India Akan Menimpa Negara Lain, Kapan?

Rabu, 28 April 2021 | 22:03 WIB
Layanan kesehatan kewalahan melayani pasien Covid-19, bahkan satu ranjang digunakan untuk dua pasien. Foto: bbc.com/REUTERS Layanan kesehatan kewalahan melayani pasien Covid-19, bahkan satu ranjang digunakan untuk dua pasien. Foto: bbc.com/REUTERS

RIAU24.COM -  Tak pernah terbayangkan dengan situasi terkini yang melanda India.

Suasana amat mengerikan mengguncang wilayah tersebut lantaran lonjakan kasus 'tsunami' Covid-19.

Meski seperti itu, wabah itu juga dapat menjadi krisis bagi semua negara di dunia termasuk Indonesia dikutip dari bbc.com, Rabu, 28 April 2021.

Baca Juga: Percaya Mitos, Para Penderita COVID-19 di India Yakin Akan Sembuh dan Mendapat Oksigen yang Maksimal Jika Tidur di Bawah Pohon Ini

Ilmuwan kepala di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr Soumya Swaminathan membeberkan alasannya.

"Virus tidak mengenal perbatasan negara, kebangsaan, umur, jenis kelamin atau agama," sebutnya.

"Dan apa yang terjadi di India sekarang malangnya telah terjadi di negara-negara lain," sebutnya.

Baca Juga: Tragis, Wanita Ini Dibiarkan Meninggal Di Jalan Setapak, Setelah Rumah Sakit Menolak Memberikan Bantuan

Tambahnya, jika suatu negara mengalami tingkat penularan tinggi, maka kemungkinan akan menyebar ke negara-negara lain. Bahkan dengan pembatasan perjalanan sekalipun, berbagai tes dan isolasi, infeksi tetap bisa terjadi.

Dan jika seseorang baru tiba dari tempat dengan prevalensi sangat tinggi, kemungkinan besar ia akan membawa serta virus itu. Sebagai contoh, dalam penerbangan baru-baru ini dari New Delhi ke Hong Kong, sekitar 50 penumpang terbukti positif Covid-19.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...