Menu

Bongkar Barang Tidak Melibatkan Buruh Lokal, Masyarakat Desa Sidomulyo Kecam PT. RAS

Satria Utama 4 May 2021, 18:08
Ilustrasi/net
Ilustrasi/net

RIAU24.COM -  INHU - Masyarakat Desa Sidomulyo Kecamatan Lirik mengecam perusahaan PT. Riau Abdi Sentosa (RAS) yang enggan melibatkan masyarakat buruh tempatan dalam aktivitas bongkar barang di gudang, padahal ada anggaran bongkar muatnya.

Kegiatan ini telah berlangsung sejak lama sehingga masyarakat sudah sangat geram, sudah berapa kali audiensi menjalin kerjasama tapi perwakilan pihak perusahaan PT. RAS enggan merespon baik niat buruh tempatan untuk dapat bekerja.

Sejalan dengan kondisi tersebut, Muhadi selaku Ketua (PUK SP.NIBA - KSPSI) Desa Sidomulyo yang juga mantan Ketua Karang Taruna menjelaskan bahwa sudah semenjak bulan November 2020  pihaknya menyurati pihak perusahaan yang ditembuskan juga ke Upika, Disnaker dan lainnya untuk memakai buruh tempatan Desa Sidomulyo dalam aktivitas bongkar barang di gudang milik perusahaan.

"Hari ini Selasa (4/5/2021) kami bersama Buruh, Tokoh Pemuda dan Masyarakat kembali terpaksa harus meminta mobil truk pembawa barang yang akan dibongkar di gudang untuk melakukan aktivitas bongkarnya diluar Desa Sidomulyo," ujarnya.

Dengan insiden yang berulangkali terjadi tersebut, Muhadi meminta Pj Bupati Inhu Chairul Riski untuk menegur Kadisnaker Inhu Endang Mulyawan.

"Karena kami menganggap bahwa Kadisnaker tidak serius dalam membantu buruh tempatan dalam penyelesaian konflik antara perusahaan dan buruh masyarakat tempatan salah satunya Di Desa Sidomulyo Kecamatan Lirik ini," tutupnya.

Berkaitan dengan hal ini, PUK SP NIBA-KSPSI AGN Desa Sidomulyo telah mengirimkan surat kepada Bapak Bupati melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja dengan Nomor: 008/P/PUK.SP.NIBA-KSPSI/S/IV/2021 Tertanggal 16 April 2021, untuk menjembatani, membantu dan mengayomi kepada kami masyarakat dalam memperoleh kesempatan bekerja di perusahaan yang ada di sekitarnya.(rls)