Bukan Karena Prestasi, Ini Faktor yang Membuat Elektabilitas Prabowo Masih Tinggi

Rabu, 05 Mei 2021 | 09:48 WIB
Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto

RIAU24.COM - Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto menempati posisi pertama pada survei yang dilakukan oleh Lembaga survei Litbang Kompas.

Prabowo menjadi salah satu dari tiga nama tokoh dinilai yang layak menjadi presiden pada Pilpres 2024.

Dilansir dari Rmol.id, posisi pertama ditempati oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (16,4 persen), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (10 persen), dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (7,3 persen).

Baca Juga: Amin Rais Disandingkan Dengan Gus Dur, Begini Kata Yenny Wahid

Terkait dengan hal tersebut, pengamat politik Dedi Kurnia Syah menganalisa munculnya dominasi tiga nama itu karena mengikuti nama yang ditawarkan peneliti.

Dedi meyakin akan ada perubahan total pada hasil survei jika yang ditawarkan adalah berbagai nama tokoh lain. Apalagi, perlohen yang belum menentukan pilihan angkanya cukup signifikan yakni 24,5 persen.

"Dan juga, perolehan angka elektabilitas masih sangat kecil jika dibandingkan dengan responden yang belum menentukan pilihan.bisa saja nama berubah total, jika peneliti mengajukan pertanyaan tanpa disertai nama tokoh demikian," ujarnya, Rabu 5 Mei 2021.

Baca Juga: Warganet Ramai-Ramai Ingin Pindah Partai, Alasannya Karena Heboh Kader Cantik PKB Goyang TikTok

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion itu sendiri mengaku tidak heran dengan tingginya elektablitas Prabowo. Karena faktor popularitas Prabowo yang liner dengan jabatan mantan Danjen Kopassus itu.

Diketahui Prabowo saat ini adalah Ketum Partai Gerindra dan juga Menteri Pertahanan kabinet Joko Widodo.

"Semisal Presiden urutan pertama, Menhan, Gubernur ibukota negara, lalu gubernur jawa tengah. Kondisi ini diprediksi masih akan sama hingga beberapa periode survei mendatang. Jadi, memang bukan karena prestasi, lebih pada soal keterkenalan, dan Menhan tentu tidak bisa dinafikkan yang paling populer," demikian kata Dedi.

PenulisR24/ibl


Loading...
Loading...