Masalah PNS yang Protes soal THR, Mendagri: Sudah Dikasih THR, Bersyukur!

Kamis, 06 Mei 2021 | 09:49 WIB
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian

RIAU24.COM - Belakangan, sebagian pegawai negeri sipil (PNS) merasa keberatan dengan besaran THR tahun ini. Bahkan muncul sebuah petisi online yang ditujukan juga kepada Presiden Jokowi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Mengenai hal tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menunjukkan kejengkelannya. Dia menyebutkan seharusnya para PNS berterima kasih kepada Jokowi dan Sri Mulyani. Karena, dengan kondisi pandemi saat ini, keuangan negara sangat sulit.

"Makanya kita berterima kasih kepada Ibu Menteri Keuangan dan Bapak Presiden, kita masih diberi THR di tengah situasi yang sulit seperti ini. Kita harus bersyukur betul," kata Tito dilansir dari Detik.com.

Baca Juga: Cover Boruto Chapter 59 Bocor, Kawaki Tampilan Baru?

Dia kemudian meminta para kepala daerah untuk menyampaikan pesan kepada para ASN di daerah bahwa THR yang diterima harus disyukuri meskipun besarannya tidak sebesar sebelum pandemi karena tidak ada unsur tunjangan kinerja di dalamnya.

"Untuk pegawai negeri, tolong teman-teman dari kepala daerah sampaikan kepada rekan-rekan di daerah. Ini dalam situasi kontraksi keuangan yang berat seperti ini, pemerintah masih memberikan THR di luar tukin. Kita harus syukuri," kata dia lagi.

Dia juga meminta kepada para ASN mencoba berempati kepada pegawai swasta. Situasi pandemi membuat banyak perusahaan swasta jatuh, bahkan sampai ada yang bangkrut. Sementara ASN masih tetap bekerja, bahkan mendapatkan THR.

Baca Juga: Hati-hati, Jangan Tergiur SMS Jebakan Pinjol Ilegal, Modus Pinjaman Bunga Rendah

"Kita pegawai negeri masih bisa punya THR, negara bangkrut baru kita nggak punya (THR). Dan kalau kita melihat pihak yang lain, masyarakat tidak bekerja, yang nganggur, jumlahnya sekarang jutaan juga. Mereka tidak mendapatkan apa-apa. Siapa yang mau ngasih THR," kata dia lagi.

Tito juga menyindir pemerintah daerah yang anggarannya masih lebih besar untuk belanja pegawai ketimbang belanja modal.

"Jadi tolonglah teman-teman kepala daerah, berikan pengertian kepada ASN di daerah-daerah. Syukurilah apa yang sudah ada, sudah ada honor, ini belanja pegawai banyak sekali porsinya dalam struktur APBD. Ini harus diperbaiki. Sudah dikasih lagi THR, bersyukur," tandas Tito.

PenulisR24/ibl


Loading...
Loading...