Menu

Indonesia Diprediksi Akan Alami Kasus Lonjakan COVID-19 Seperti India, Jika Jutaan Orang Tetap Memaksa Untuk Mudik Selama Lebaran

Devi 8 May 2021, 10:14
Foto : Asiaone
Foto : Asiaone

Menerapkan larangan bepergian pada saat ini dalam kalender agama bukanlah prestasi kecil. Sekitar 87 persen dari 270 juta penduduk Indonesia adalah Muslim dan bagi banyak kota besar Idul Fitri menawarkan satu-satunya kesempatan untuk pulang ke rumah untuk melihat keluarga, menjadikannya musim liburan terbesar dan tersibuk di negara itu.

Pada 2019, lebih dari 18 juta orang Indonesia melakukan mudik. Pihak berwenang juga melarang perjalanan selama periode tahun lalu, untuk pertama kalinya, dengan hasil yang beragam dan laporan luas tentang orang-orang yang melanggar aturan.

Tahun ini, orang-orang kembali diharapkan untuk menemukan jalan keluar dari larangan tersebut, yang mengharuskan wisatawan untuk menunjukkan hasil tes Covid-19 negatif dan dokumen yang menunjukkan tujuan perjalanan mereka.

Sudah ada bukti hal ini terjadi, dengan video viral baru-baru ini yang memperlihatkan seorang wanita menangis dan memohon kepada seorang petugas lalu lintas di provinsi Banten untuk diizinkan melanjutkan perjalanannya ke Lampung di pulau Sumatera. Video tersebut menunjukkan para wanita yang menjelaskan bahwa dia baru-baru ini kehilangan pekerjaan dan kehabisan uang. Polisi membiarkannya lewat.

Survei baru-baru ini oleh Kementerian Perhubungan menemukan bahwa 18 juta orang masih merencanakan mudik tahun ini.

Dalam sepekan terakhir, lebih dari 642.000 orang meninggalkan wilayah Jabodetabek melalui darat, kapal feri, atau kereta api, menurut data resmi. Polisi meningkatkan operasi mereka dengan mengerahkan 155.000 personel ke 333 pos pemeriksaan, yang tersebar dari Sumatera hingga Bali.

Halaman: 123Lihat Semua