Menu

16 Pesawat China Mondar Mandir di Areanya, Malaysia Kerahkan Jet dan Panggil Utusan China

Amerita 2 Jun 2021, 08:46
gambar ini hanya ilustrasi
gambar ini hanya ilustrasi

RIAU24.COM - Angkatan Udara Malaysia mengerahkan jet setelah 16 pesawat China terbang dalam jarak 60 mil laut dari negara bagian Sarawak di Borneo Malaysia, Senin (31/5).

Kementerian luar negeri Malaysia akan memanggil utusan China untuk menjelaskan penyusupan ke wilayah udaranya itu.
zxc1 
Malaysia menilai tindakan China itu mencurigakan. Malaysia menggambarkan insiden itu sebagai ancaman serius terhadap kedaulatan nasional dan keselamatan penerbangan, dilansir dari The Guardian.

Menurut penjelasan angkatan udara Malaysia, pesawat-pesawat China tidak menghubungi kontrol lalu lintas udara regional meskipun diinstruksikan untuk melakukannya beberapa kali.

Menteri luar negeri Malaysia, Hishammuddin Hussein mengatakan dia akan mengeluarkan nota protes diplomatik dan meminta duta besar China untuk menjelaskan pelanggaran wilayah udara dan kedaulatan.
zxc2 
"Sikap Malaysia jelas memiliki hubungan diplomatik yang bersahabat dengan negara mana pun tidak berarti bahwa kami akan berkompromi dengan keamanan nasional kami," kata Hishammuddin dalam sebuah pernyataan.

Kedutaan China sebelumnya mengatakan pesawat-pesawat itu melakukan pelatihan penerbangan rutin dan taat hukum internasional tanpa melanggar wilayah udara negara lain.

China dan Malaysia adalah tetangga yang bersahabat, dan China bersedia melanjutkan konsultasi persahabatan bilateral dengan Malaysia untuk bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas regional,” kata seorang juru bicara.

Sebelumnya, China mendorong klaim ekspansif atas Laut China Selatan, yang dilalui perdagangan kapal senilai sekitar $3 triliun setiap tahunnya. Ia juga telah membangun fasilitas militer di pulau-pulau buatan.

Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam juga memiliki klaim atas berbagai pulau dan fitur di daerah tersebut dan penjaga pantai China secara rutin memperingatkan kapal dan pesawat asing untuk meninggalkan apa yang disebutnya wilayahnya.