Abai dalam Penanganan Covid-19, Presiden Brasil Dikecam Habis-habisan oleh Rakyat

Minggu, 20 Juni 2021 | 22:16 WIB
Presiden Brasil, Jair Bolsonaro Presiden Brasil, Jair Bolsonaro

RIAU24.COM - Jumlah kematian akibat Covid-19 di Brasil menduduki posisi tertinggi kedua di dunia.

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro tak mendukung langkah-langkah pencegahan seperti social distancing. Alih-alih, dia malah mengatakan dampak lockdown terhadap ekonomi akan lebih buruk daripada penyebaran virus.

Baca Juga: Seorang Remaja Diserang oleh Buaya, Orang-orang Panik dan Berteriak
 
Presiden Jair Bolsonaro juga bersikeras bahwa dia telah melakukan semua yang dia bisa untuk membeli vaksin dari beberapa negara.

Di saat negara lain membatasi jarak, menutup toko-toko hingga meliburkan karyawan, Presiden Jair Bolsonaro malah mengendurkan kewajiban memakai masker hingga lalai dalam vaksinasi.

Lembaga kesehatan Fiocruz mengatakan Brasil berada dalam situasi kritis. Hanya 15% orang dewasa yang sudah divaksinasi.
Baca Juga: Dua Pria India Tamu Pernikahan Ini Viral Lantaran Lanjut Makan Meski Kebakaran Terjadi Tepat di Belakang Mereka: Pasti Makanannya Enak Ya?
 
Kelalaian Jair Bolsonaro mendapat kecaman dari rakyat Brasil. Lengkap dengan spanduk bertuliskan 'turunkan Bolsonaro' mereka memenuhi jalan-jalan di kota Brasil.

"Posisinya tentang Covid dan penyangkalannya tidak masuk akal. Dia telah meninggalkan kenyataan dan akal sehat. Tidak ada penjelasan tentang ini, ini tak masuk akal," kata Robert Almeida, seorang demonstran berusia 50 tahun di Rio, mengatakan kepada AFP.

Wabah Covid-19 di Brasil dipicu oleh varian yang lebih menular, termasuk yang pertama kali diidentifikasi di wilayah Amazon dan sekarang dikenal sebagai Gamma. Rata-rata 70.000 kasus telah dikonfirmasi setiap hari dalam seminggu terakhir, dikutip dari BBC.

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...