Menu

China Kembali Panik! Mata-mata China Melarikan Diri ke Amerika Serikat, Diduga Punya Info Covid di Lab Wuhan

Rizka 22 Jun 2021, 13:14
Google
Google

Mengutip dari jaringan kantor berita di AS, UPI, Jingwei disebutkan terbang secara diam-diam dari Hong Kong bersama putrinya, Dong Yang, ke Amerika Serikat pada 10 Februari silam. Sejumlah aktivis prodemokrasi China di luar negara itu menyebut Jingwei memiliki 'informasi yang relevan dari Institut Virologi Wuhan' yang diyakini terkait merebaknya pandemi global Covid-19.

Tetapi, China konon enggan mengakui pembelotan pejabatnya tersebut.

Seperti dikutip dari Independent, mantan staf di Kementerian Luar Negeri China Han Lianchao yang kini menjadi aktivis prodemokrasi di AS mengatakan situasi mengenai pembelotan Jingwei dan informasi yang dimilikinya itu telah menjadi pembicaraan pejabat-pejabat senior dalam pertemuan di Alaska pada bulan lalu.

ANI memberitakan Lianchao yang membelot setelah peristiwa di alun-alun Tianamen pada 1989 silam mengungkap berdasarkan sumbernya yang tak bisa diterangkan bahwa Menlu Cina Wang Yi dan kepala hubungan internasional Partai Komunis China Yang Jiechi telah meminta kepada AS untuk mengembalikan Jingwei. Namun, Menlu AS Anthony Blinken menolak mentah-mentah permintaan tersebut.

Mantan analis di CIA dan Pentagon, Nicholas Eftimiades mengatakan ke SpyTalk bahwa pembelotan di antara dua negara itu terjadi setiap saat, meskipun rumor yang melingkupinya belum tentu benar.

Laporan dugaan pembelotan Jingwei itu juga datang ketika negara yang tergabung dalam kelompok tujuh (G7) sepakat untuk mencoba mengonfirmasi asal-usul Covid-19, walaupun Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menerjunkan ahlinya untuk menyelidiki.

Halaman: 123Lihat Semua