Ini Dampak Buruk Bagi Indonesia Jika PPKM Darurat Diperpanjang

Rabu, 14 Juli 2021 | 11:06 WIB
Ilustrasi PPKM (Foto: Tempo.co) Ilustrasi PPKM (Foto: Tempo.co)

RIAU24.COM - Saat ini pemerintah telah membuat skenario bila PPKM diperpanjang selama 4-6 minggu. Hal tersebut dilakukan karena adanya risiko pandemi Covid-19 yang masih tinggi akibat adanya varian delta.

Lantas bagaimana kondisi Indonesia jika PPKM diperpanjang? Dilansir dari Detik.com, Pengamat Ekonomi dari Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan menyebutkan PPKM Darurat diperpanjang akan menyebabkan pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan bisa resesi lagi.

Baca Juga: Stres Karena PPKM, Dinar Candy Akhirnya Turun ke Jalanan Sambil Kenakan Bikini

"Pertumbuhan 2021 di bawah 2,5%, bisa 0, bahkan negatif kalau masalah pandemi tidak tertangani dengan baik. Saya perkirakan ekonomi bisa masuk resesi lagi sampai akhir tahun ini," kata dia.

Sementara itu, Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira juga memperkirakan Indonesia terancam resesi jika PPKM Darurat diperpanjang. Dia menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa minus 0,5%.

Pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun skenario terburuknya minus 0,5%. Pemerintah harus mengantisipasi harga pangan dan distribusi pangan jangan sampai terganggu selama PPKM Darurat. Antisipasi kenaikan harga minyak mentah terhadap harga BBM," kata Bhima.

Baca Juga: Tak Hanya ke Sesama, Manusia dapat Menularkan Covid-19 Kepada Hewan

Selain resesi, jika PPKM diperpanjang bukan hanya akan memberatkan Pusat Perbelanjaan, namun seluruh sektor usaha di Indonesia juga dapat terkena dampaknya.

Tak hanya itu, akan ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan penyewa juga diperkirakan akan ada yang menutup usahanya.

PenulisR24/ibl


Loading...
Loading...