Komentari Pernyataan Luhut, Demokrat Minta Pemerintah Harus Introspeksi Diri

Jumat, 16 Juli 2021 | 10:13 WIB
Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP PD Herzaky Mahendra Putra Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP PD Herzaky Mahendra Putra

RIAU24.COM - Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP PD Herzaky Mahendra Putra mengomentari pernyataan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan yang mengajak semua pihak kompak dalam menghadapi krisis pandemi Covid-19.

Dilansir dari Rmol.id, Herzaky menilai jika ajakan itu tidak sesuai dengan apa yang dipertontonkan oleh pemerintah. Karena, pemerintah yang justru tampak tidak kompak di internal.

"Pemerintah minta rakyat kompak, tapi pemerintah sendiri di internalnya kompak apa tidak?" kata dia, Jumat 16 Juli 2021.

Baca Juga: Kader Bela Istri AHY yang Viral Karena Ayat Al Quran, Dede Budhyarto: Kerjaan Sampingan

Kemudian, Herzaky juga mempertanyakan apakah para pejabat sudah bekerja sama dalam satu komando dan fokus pada penyelamatan nyawa rakyat. Dia khawatir ada yang masih berusaha mencari keuntungan di tengah pandemi.

"Seperti mau dapat cuan dari vaksin dengan menjualnya? Tidak ada yang sibuk minta anggaran besar untuk bangun ini itu, atau selamatkan usaha rekanan yang merugi, padahal seharusnya semua anggaran fokus ke penyelamatan nyawa?"kata dia lagi.

Kepada Luhut, Herzaky meminta pemerintah melakukan introspeksi diri. Baginya, pangkal dari situasi darurat Covid-19 yang dialami Indonesia saat ini adalah kesalahan pemerintahan.

Baca Juga: Ribuan Warga Indonesia Meninggal Saat Jalani Isolasi Mandiri, Budi Gunadi Sadikin : Covid-19 Bukan Sakit Aib

Setidaknya, pemerintah menganggap remeh ledakan Covid-19 di India sejak April lalu. Sudah diingatkan berulang kali oleh para pakar epidemiologi sejak Mei untuk antisipasi karena besar potensinya untuk terjadi di Indonesia, tapi pemerintah antara tidak mau, tidak tahu, atau ragu untuk bertindak.

"Penerbangan dari luar tidak juga distop, padahal sumber Covid-19 varian baru ini dari luar negeri semua," tutup Herzaky.

PenulisR24/ibl


Loading...
Loading...