150 Anjing Ditemukan Terkubur Hidup-hidup, Gonggongannya Terdengar Dari Kuburan Massal di India

Jumat, 10 September 2021 | 18:04 WIB
Foto : India.com Foto : India.com

RIAU24.COM  -  Sekitar 150 anjing ditemukan terkubur hidup-hidup di sebuah lubang di hutan Tammadihalli di India setelah penduduk setempat mendengar mereka menggonggong. 

Polisi telah meluncurkan penyelidikan setelah hewan peliharaan yang ketakutan ditemukan di selokan sedalam 15-20 kaki di Ranganathapura di distrik Shivamogga di Karnataka, kata laporan.

Pihak berwenang telah mengajukan FIR dan penyelidikan awal mengungkapkan bahwa insiden mengejutkan itu terjadi pada 4 September.

Menurut The News Minute, insiden itu dilaporkan setelah beberapa aktivis hak-hak binatang diberitahu oleh penduduk setempat yang dapat mendengar gonggongan anjing yang mencurigakan dan melacak sumber suaranya.

FIR telah diajukan di kantor polisi Bhadravathi Rural di bawah Bagian 11 dan 429 dari Undang-Undang Pencegahan Kekejaman terhadap Hewan dari KUHP India.

Baca Juga: Kakak Beradik Ini Menemukan Tubuh Orang Asing di Dalam Peti Mati Ibu Mereka Karena Kekacauan Rumah Pemakaman

Jumlah pasti anjing yang dibunuh dan dikubur tidak dapat dipastikan tetapi diyakini sekitar 150 telah ditemukan.

Shivamogga SP Laxmi Prasad mengatakan tim ahli yang terdiri dari dokter hewan sedang melakukan pemeriksaan di tempat dan akan menyerahkan laporan ke departemen.

Beberapa minggu yang lalu, sekitar 38 monyet ditemukan terbunuh dan ditinggalkan di sebuah desa di distrik Hassan, mendorong Pengadilan Tinggi Karnataka untuk mengarahkan pemerintah negara bagian untuk mengambil tindakan terhadap para pelakunya.

Baca Juga: Lakukan Percobaan Bunuh Diri hingga Diamputasi, Pria Ini Ceritakan Kisah Harunya Saat masih Remaja

Berita itu muncul menyusul laporan kejam lainnya dari daerah itu pada Agustus ketika 38 monyet ditemukan mati di sebuah desa yang terletak di distrik Hasan, Karnataka.

Mereka diduga dipindahkan ke kawasan hutan dengan karung goni tetapi mereka meninggal karena mati lemas, menurut India.com.

Pengadilan Tinggi Karnataka segera menyelidiki insiden tersebut dan menyarankan pemerintah negara bagian untuk mengambil tindakan terhadap para pelakunya.

PenulisR24/dev


Loading...

Terpopuler

Loading...