MUI Dukung Penganiayaan Irjen Napoleon Bonaparte terhadap Muhammad Kece ? Wakil Ketua : Masalah Agama Itu Sangat Sensitif

Senin, 20 September 2021 | 14:50 WIB
google google

RIAU24.COM -  Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas turut memberikan tanggapan, terkait mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri pada tahun 2020 Irjen Pol Napoleon Bonaparte menganiaya tersangka penistaan agama Muhammad Kosman alias Muhammad Kece.

Anwar Abbas mengatakan ada pelajaran yang bisa dipetik dari peristiwa penganiayaan tersebut. Ia melihat sosok Napoleon bukan orang sembarang, sebab Napoleon diketahui merupakan petinggi Polri dengan pangkat inspektur jenderal.

"Kita tahu Napoleon Bonaparte itu bukan orang sembarangan dan bukan orang yang tidak mengerti hukum tapi malah sangat-sangat mengerti bahkan beliau adalah salah seorang penegak hukum," kata Anwar Abbas dalam pesan tertulis kepada MNC Portal, Senin (20/9).

Baca Juga: Indonesia Bisa Lebih Kaya Dari Brunei Serta Tidak Ada Lagi Pengemis Berkeliaran Jika PT Terbesar Ini Dimiliki Sepenuhnya Oleh Rakyat Indonesia

"Tapi kalau agamanya dan keimanannya dihina, diremehkan dan direndahkan maka sebagai manusia biasa dan sebagai manusia yang beriman tentu batas kesabarannya juga ada," tambahnya.

Anwar menjelaskan, setinggi apa pun jabatan seseorang dan sehebat apa pun pengetahuan orang tentang hukum, kalau agama dan keyakinannya diganggu maka yang akan berbicara selain rasio juga adalah keimanannya.

"Napoleon pun bertindak dengan menghajar yang bersangkutan dan karena dia sadar tindakannya itu menyalahi hukum maka dia pun mengatakan saya siap untuk menanggung risikonya kata beliau," tuturnya.

Baca Juga: Di Indonesia Masih Tuai Pro dan Kontra, Turki Malah Sebut RI Sudah Sepakat Beri Nama Jalan Ataturk di Jakarta

"Oleh karena itu dari peristiwa ini ke depan kita harus benar-benar bisa menyadari bahwa masalah agama itu sangat sensitif," ujarnya.

Maka itu, Anwar berharap agar negara dan para penegak hukum hendaknya benar-benar cepat tanggap bila ada masalah-masalah yang menyangkut pelecehan-pelecehan terhadap masalah agama.

PenulisR24/riz


Loading...
Loading...