Menu

Kerap Gagalkan Ancaman Teroris, CIA Kehilangan Banyak Mata-mata di Laur Negeri: Ditangkap dan Dibunuh

Rizka 7 Oct 2021, 08:59
google
google

Penangkapan sejumlah informan AS dan mengkompromikannya menjadi agen ganda telah menunjukkan bahwa teknologi dan inovasi badan intelijen musuh yang semakin canggih. Seperti menggunakan pemindaian biometrik, pengenalan wajah, kecerdasan buatan, dan alat peretasan untuk melacak pergerakan mata-mata AS.

Sedangkan CIA mungkin memiliki banyak cara untuk merekrut informannya di seluruh dunia, karena mereka adalah mata-mata garis depan AS. Tetapi, mantan pejabat Intelijen mengingatkan kasus yang terjadi belakangan membuat CIA mesti waspada dalam merekrut informan asing dan mencari tahu apakah seorang informan yang direkrut murni bekerja untuk AS atau juga bekerja untuk negara lain.

Seperti diketahui, CIA telah mencurahkan banyak perhatiannya selama dua dekade terakhir untuk ancaman teroris dan konflik di Afghanistan, Irak dan Suriah, mengumpulkan informasi kekuatan musuh, baik besar maupun kecil, telah menjadi inti dari kegiatan CIA. Sekarang, para pembuat kebijakan menuntut lebih banyak informasi tentang China dan Rusia.

Hilangnya informan, kata mantan pejabat, bukanlah masalah baru. Tetapi telegram tersebut menunjukkan bahwa masalah ini lebih mendesak daripada yang dipahami publik. CIA didesak untuk memikirkan langkah-langkah yang dapat mereka ambil sendiri untuk melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam mengelola informan.

Halaman: 12Lihat Semua