Menu

Kegiatan Jelajah Sejarah dan Napak Tilas, Mengenang 262 Tahun Terjadinya Perang Guntung

Lina 4 Nov 2021, 11:35
Bupati Alfedri dalam arahannya
Bupati Alfedri dalam arahannya

RIAU24.COM - Bupati Siak Alfedri mengatakan, pengusulan sultan ke II Mahmud Abdul Jalil Muzaffarsyah atau Tengku Buwang Asmara sebagai pahlawan nasional, paling lambat diajukan tahun 2023.

"Jika semua persyaratan, dokumen-dokumen sudah kita lengkapi, 2022 kita ajukan, paling lambat 2023. Karena akhir tahun ini kita akan melakukan seminar internasional,"ujarnya, saat pimpin rapat final persiapan pelaksanaan kegiatan jelajah Sejarah dan Napak Tilas Sultan Siak Ke II Sultan Mahmud Abdul Jalil Muzaffarsyah (Tengku Buwang Asmara), di Ruang Rapat Sri Indrapura, kantor Bupati Siak.

Memperingati 262 tahun terjadinya perang guntung dan upaya menggaungkan Tengku Buwang Asmara sebagai calon pahlawan nasional, Pemerintah Kabupaten Siak menggelar kegiatan jelajah sejarah dan napak tilas sultan ke II, Mahmud Abdul Jalil Muzaffarsyah atau Tengku Buwang Asmara.

Pengusulan Sultan Mahmud Abdul Jalil Muzaffarsyah sebagai pahlawan nasional dibutuhkan komitmen bersama Pemerintah daerah dan masyarakat kabupaten Siak. 

Sebagai bentuk dukungan masyarakat, terutama masyarakat yang berada di wilayah tempat terjadinya perang guntung untuk membumbuhkan tandatangan di spanduk putih.

"Sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap pengusulan Sultan Siak II menjadi pahlawan nasional. Nanti pak Kadis tolong siapkan kain putih, dari masyarakat Selat Guntung yang pertama, tokoh masyarakat termasuk kita semua yang terlibat dalam kegiatan itu, juga ikut tandatangan,"pinta Alfedri.

Ia juga minta, semua yang berkaitan dengan sosok calon pahlawan yang di usulkan digaungkan melalui media sosial. Agar Tengku Buwang Asmara ini dapat dikenal secara luas. 

"Saya minta kita yang hadir dan semua yang terlibat menggaungkan calon pahlawan nasional yang kita usulkan melalui media sosial,"kata dia. 

Sementara itu Camat Sabak Auh Tengku Mukhatasar menyampaikan, untuk memeriahkan kegiatan ini pihak kecamatan Sabak Auh juga akan menggelar berbagai kegiatan, seperti lomba mewarnai dengan melibatkan 50 peserta TK dan SD mendogeng, bacaan puisi dan sajak serta door prize.

"Kami akan membuat kegiatan seperti lomba paca puisi, mendongeng dan melukis, selain itu kami akan melibatkan seluruh masyarakat Sabak Auh,"sebut dia.

Kegiatan ini akan berlangsung pada 6 November mendatang yang diisi gowes sepeda dengan menempuh rute sejauh 61,5 km, start dimulai dari Kampung Tengah Kecamatan Mempura dan finish di Tugu Perang Guntung kecamatan Sabak Auh.

Gowes sepeda ini nantinya diikuti peserta dari berbagai komunitas, OPD dan camat se kabupaten Siak. Star dimulai dari kampung tengah menuju Paluh, Koto Ringin, Sungai limau, Dusun Pusako, ferry teluk masjid atau bandar sungai dan finish di Selat Guntung Sabak Auh.(Lin)