Menu

Kisah Haru Gadis Cantik dari AS Berjuang Cari Petunjuk di Setiap Doanya Agar Jadi Muslimah: Allah Menunjukkan Saya Kebenaran

Rizka 12 Nov 2021, 11:21
google
google

RIAU24.COM -  Seorang gadis asal Amerika Serikat bernama Brooklyn memutuskan jadi seorang mualaf dengan mengucapkan dua kalimat syahadat.

Sebagai seorang wanita kulit putih dan non-Muslim, Brooklyn begitu bahagia akhirnya bisa menemukan kedamaian dalam Islam.

Brooklyn menceritakan pengalaman yang luar biasa hingga akhirnya bisa mendapatkan hidayah dari Allah untuk menjadi seorang Muslimah.

Tahun lalu Brooklyn berumur 25 tahun, ia bersyukur atas hidayah terbesar Allah SWT yang mengantarkannya untuk dapat memeluk agama Islam. Kini dirinya pun kerap menyerukan keindahan Islam melalui media sosialnya.

"Tuhan menunjukkan saya kebenaran. Allah menunjukkan saya kebenaran," ungkap Brooklyn, seperti dikutip dari kanal YouTube Ayatuna Ambassador.

Melalui kanal YouTube Ayatuna Ambassador, Brooklyn mengungkap alasannya memeluk Islam.

Semua berawal dari kegelisahan diri Brooklyn yang tidak menemukan jawaban pertanyaan-pertanyaan yang membuatnya ragu terhadap ajaran tauhid agama sebelumnya.

Brooklyn juga mengaku sungguh bahagia ketika menjadi seorang mualaf. Bahkan, ia pun seolah tak bisa menggambarkan rasa senangnya tersebut dengan kata-kata.

"Saya tumbuh sebagai seorang Kristen. Sejujurnya saya tidak tertarik dan tidak tahu tentang agama lain. Satu hal yang terus-menerus saya pinta adalah petunjuk. Tidak peduli apa pun yang saya lakukan, baik atau buruk saya selalu meminta petunjuk. Selama saya berdoa, saya hanya minta petunjuk," jelas Brooklyn.

Dia terus berdoa kapan petunjuk itu datang. Akhirnya, usaha kerasnya berbuah manis. Berkah itu adalah dia menjadi seorang Muslimah.

"Saya berusia 25 tahun ketika mengenal Islam untuk pertama kali. Sekarang saya 26 tahun. Alhamdulillah sudah satu tahun saya jadi Muslim," ujar gadis berhijab dengan penuh bangga.

"Ketika masih Kristen, saya ingat teman saya bercerita tentang Adam dan Hawa dan bagaimana Muslim mengimaninya. Saya heran Muslim tahu tentang Adam dan Hawa. Mereka kemudian menceritakan detail kisah Nabi Musa, Nuh, Isa, dan Ibrahim," ujarnya.

Tak cuma itu saja, Brooklyn pun mennuturkan bahwa konsep hukum dalam agama Islam juga dipelajari di agama Kristen. Namun bedanya, agama Islam menjalankan semua syariat tersebut.

"Hukum-hukum Islam sebenarnya ada juga dalam Kristen, hanya saja kita di Islam menjalankan semuanya. Semua orang kristen yang saya kenal (tidak menjalankan hukum) seperti Muslim," ujarnya.

Kini, melalui akun TikTok dan YouTube, Brooklyn terus menyerukan ketauhidan dan keindahan Islam. Kian hari jumlah followernya semakin bertambah. Dia juga menyampaikan pesan bahwa menyembah Tuhan yang Esa adalah fitrah manusia.