Mengenaskan! Empat Warga Tewas Akibat Tanah Longsor di Kabupaten Banjarnegara

Sabtu, 20 November 2021 | 10:50 WIB
Foto : Internet Foto : Internet

RIAU24.COM - Empat warga meninggal dunia akibat  tanah longsor  di Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, Jumat malam (19/11/2021). Perkembangan terkini pada Sabtu (20/11), pukul 05:30 WIB, semua warga yang meninggal dunia telah berhasil dievakuasi tim gabungan. 

Sedangkan warga yang selamat, mereka mengungsi sementara waktu di Kantor Kecamatan Pagentan. Selain korban jiwa, tanah longsor berdampak pada kerusakan dua rumah warga. "Kejadian tersebut berlangsung di Desa Pagentan, Kecamatan Pagentan, Banjarnegara," kata Abdul Muhari, Ph.D.

Baca Juga: Akhirnya! Maudy Ayunda Siap Lepaskan Masa Lajang, Seleksi Ketat Sosok Calon Suami

Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam keterangannya, Sabtu (20/11/2021).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat bersama TNI, Polri, Basarnas dan organisasi lain telah melakukan penanganan darurat di lokasi bencana, seperti evakuasi dan pertolongan, distribusi logistik maupun pembersihan material longsor. 

BPBD telah mendistribusikan bantuan logistik berupa perlengkapan tidur, mandi dan makanan kepada warga yang mengungsi. 

Untuk pembersihan material longsor, BPBD bersama dinas terkait menurunkan alat berat di lokasi kejadian.

Tim gabungan dalam penanganan darurat tanah longsor terdiri dari BPBD Kabupaten Banjarnegara, TNI, Polri, Basarnas, pemerintah desa dan kecamatan Pagentan, PMI, Tagana, RAPI, FPRB Bagentan, relawan dan masyarakat. 

Baca Juga: 15 Tahun Cacing Pita Bersarang di Otak Seorang Pria Karena Seing Makan Ini

Tanah longsor terjadi setelah hujan lebat yang disertai angin mengguyur wilayah Banjarnegara pada Jumat Malam. BPBD Kabupaten Banjarnegara melaporkan kondisi hujan menyebabkan tebing setinggi 25 meter longsor dan menimpa dua rumah warga yang berada di bawahnya. 

Kecamatan Banjarnegara termasuk wilayah rawan longsor. Kajian inaRISK menyebutkan wilayah tersebut berada pada bahaya tanah longsor dengan kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 20 kecamatan, termasuk Pagentan, merupakan sejumlah wilayah dengan potensi bahaya tersebut. 

Peristiwa yang lebih buruk pernah terjadi di wilayah Banjarnegara, tepatnya 24 Desember 2014 lalu, tanah longsor terjadi di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, yang menewaskan 108 warga saat itu.

 

 

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...