Sangat Kecil Kemungkinan Untuk Bertahan Hidup Bagi Para Penambang yang Hilang di Myanmar
Foto : Aljazeera
Ko Jack dari Organisasi Penyelamatan Myanmar juga mengatakan kepada AFP bahwa pencarian dihentikan pada Rabu karena kabut dan kabut, dan akan dilanjutkan pada Kamis pagi.
"Sepertinya mereka terkubur di bawah tanah. Di sini dingin, itu sebabnya kami berhenti, tetapi akan terus berlanjut.”
Baca juga: Idola K-Pop Carmen Berbagi Sorotan dengan Prabowo dan Lee Jae-myung dalam Momen Korea-Indonesia
Ratusan penggali telah kembali ke Hpakant selama musim hujan untuk mencari tambang terbuka yang berbahaya, menurut seorang aktivis lokal, meskipun pemerintah militer melarang penggalian hingga Maret 2022.