Ketika Megawati Soekarnoputri Pernah Marah Besar Saat SBY Diginikan

Senin, 24 Januari 2022 | 12:11 WIB
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sumber: Internet Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sumber: Internet

RIAU24.COM -  Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Pramono Anung menceritakan saat Ketua Umum mereka Megawati Soekarnoputri marah besar ketika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diinterupsi.

Menurutnya, peristiwa itu terjadi sekitar tahun 2005 atau 2006 ketika anggota DPR RI Fraksi PDIP berusaha menginterupsi SBY dikutip dari republika.co.id, Senin, 24 Januari 2022.

Pernyataanya itu disampaikan dalam webinar HUT Ke-75 Megawati bertajuk "Sikap Hidup Merawat Pertiwi: Panjang Umur Ibu Megawati".

Baca Juga: Ini Perkembangan Terbaru Soal Koalisi Indonesia Bersatu

"Waktu itu saya masih Sekjen. 'Siapa pun yang melakukan interupsi kepada Presiden, saya akan pecat pada saat itu juga'," ujarnya menirukan ucapan Megawati.

Menurutnya, tindakan Megawati itu merupakan bentuk ketaatan pada konstitusi.

Baca Juga: Ketika Deportasi Adalah Lambang Penghinaan

"Jadi kita boleh berbeda pendapat, kita boleh berseberangan, tetapi kita harus taat, patuh, tunduk pada konstitusi. Itu menjadi hal yang diajarkan Bu Mega," ujarnya.

Sehingga dia menegaskan jika Megawati merupakan sosok yang taat, patuh, dan tunduk terhadap konstitusi Republik Indonesia.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...