Tahukah Anda, Gurun Terpanas di Dunia Ini Telah Berubah Menjadi Negeri Ajaib Musim Dingin Setelah Menerima Hujan Salju yang Sangat Langka

Senin, 24 Januari 2022 | 09:35 WIB
Foto : Internet Foto : Internet

RIAU24.COM - Sementara Januari membawa salju dan dingin ke banyak bagian dunia, gurun panas yang menerima salju cukup jarang terdengar. Meski terlihat aneh, itu benar-benar terjadi. Cuaca aneh melanda Afrika dan Timur Tengah dengan suhu turun di bawah titik beku, dan beberapa bagian gurun Sahara secara mengejutkan menerima salju. Fotografer Karim Bouchetata mengambil foto luar biasa dari es yang menutupi pasir di kota kecil gurun Sahara. 

Hujan salju langka Gurun Sahara

Gurun Sahara di benua Afrika merupakan gurun pasir terluas di dunia. Bagi warga kota terdekat seperti Macalis, ada sedikit kelegaan dari panasnya gurun pasir panas terbesar di dunia.

Hujan salju langka Gurun Sahara

Gurun Sahara menutupi sebagian besar Afrika Utara dan telah mengalami perubahan suhu dan kelembapan selama beberapa ratus ribu tahun terakhir. 

Hujan salju langka Gurun Sahara

Meskipun merupakan fakta yang diketahui bahwa suhu di gurun dapat turun drastis dalam semalam, itu biasanya tidak membawa es atau salju, setidaknya sebagian karena tingkat kelembaban yang rendah.

Hujan salju langka Gurun Sahara

Baca Juga: Rakyat Korea Utara yang Lahir Tanggal 8 Juli dan 17 Desember tak Boleh Rayakan Ulang Tahun, Ini Alasannya

Menurut Nicky Berry dari BBC Weather pada hari Rabu, suhu di Ain Sefra turun di bawah -2 derajat selama tiga malam terakhir.

Hujan salju langka Gurun Sahara

Pada Januari 2022, kristal es menutupi bukit pasir Sahara , gurun terpanas di dunia, di mana suhu 58°C telah tercatat.

Hujan salju langka Gurun Sahara

Hujan salju menyelimuti Gurun Sahara saat suhu turun di bawah titik beku dalam semalam, menciptakan lanskap yang surealis.

Hujan salju langka Gurun Sahara

Hujan salju yang turun merupakan yang kelima kalinya dalam 42 tahun sebelumnya hujan salju telah turun di Gurun Sahara pada tahun 1979, 2016, 2018 dan 2021. Namun dibandingkan dengan jatuhnya sebelumnya yang mencapai ketebalan 1 meter pada tahun 2016, kali ini kristal es baru saja menutupi gurun Sahara.

Hujan salju langka Gurun Sahara

Pada Januari 2022 dan 2021, salju tiba di Sahara dan Arab Saudi, tetapi ini bukan pertama kalinya titik-titik yang biasanya sangat panas ini diselimuti selimut putih.

Baca Juga: Kekurangan Mayat, Mahasiswa Kedokteran Jaman Dulu Curi di Kuburan, Picu Kemarahan

Hujan salju langka Gurun Sahara

Suhu di wilayah tersebut umumnya berkisar antara 12°C pada bulan Januari, bulan terdingin, hingga lebih dari 40°C pada bulan Juli.

Hujan salju langka Gurun Sahara

Sementara wilayah Asir di Arab Saudi mengalami hujan salju pertama dalam lebih dari setengah abad Januari lalu, salju juga turun di bagian lain negara gurun itu dalam beberapa tahun terakhir.

Hujan salju langka Gurun Sahara

Suhu turun di bawah nol di bagian utara pegunungan negara itu, termasuk Tabuk, pada tahun 2020 karena badai salju, mendorong pihak berwenang untuk mendesak penduduk agar tetap hangat.

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...