Menu

Timbulkan Perasaan Puas, Ternyata Kebiasaan Mengupil Bisa Berdampak Buruk

Rizka 9 Feb 2022, 09:58
google
google

RIAU24.COM -  Pada dasarnya, mengupil bukanlah hal yang berbahaya bagi kesehatan. Kegiatan ini menjadi berbahaya jika terlalu sering melakukannya. Mungkin pada awalnya Anda berniat untuk menghilangkan kotoran-kotoran yang menyumbat hidung, sehingga Anda mengupil dengan menggunakan jari. Tapi, tanpa disadari Anda mungkin saja melakukannya karena sudah terbiasa dan merasa nyaman jika sering mengupil. Kebiasaan ini yang akan berbahaya bagi kesehatan Anda. Apa saja dampak buruk dari kebiasaan sering ngupil?

1. Bisa terserang penyakit

Mengupil bisa membuat Anda sakit. Pasalnya, mencoba mengambil kerak dalam hidung berpotensi menyebarkan virus dan kuman, seperti pilek dan flu. Di samping itu, mengupil juga bisa memindahkan bakteri jahat, termasuk yang dapat menyebabkan pneumonia, menurut sebuah studi pada Januari 2018 di European Respiratory Journal.

Sementara menurut sebuah studi Juni 2016 di Infection Control & Hospital Epidemiology, mengupil juga lebih mungkin membawa Staphylococcus aureus, bakteri yang menyebabkan infeksi staph.

"Keak dan lendir di hidung memiliki tujuan penting untuk menjebak kuman sebelum mereka dapat masuk lebih dalam ke saluran hidung dan saluran udara dan menyebabkan infeksi," kata Cristen Cusumano, dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan di ENT and Allergy Associates di Oradell, New Jersey, seperti dikutip LiveStrong.

"Mengupil dapat menyebabkan perpindahan partikel infeksius ini ke jari-jari, yang kemudian dapat menemukan jalan ke mulut dan ke tubuh Anda."

Dan jika kuman penyebab penyakit ada di jari Anda sebelum Anda mengupil, Anda bisa menyebarkannya ke hidung dan menginfeksi diri Anda sendiri.

2. Merusak hidung

Jaringan di dalam hidung Anda cukup halus, dan garukan yang terlalu agresif menimbulkan potensi cedera, terutama jika itu terjadi secara teratur.

"Sering mengorek hidung dapat menyebabkan trauma pada mukosa yang relatif rapuh atau lapisan dalam hidung, yang dapat menyebabkan mimisan atau titik awal infeksi," kata Cusumano.

Goresan atau trauma yang berulang dapat, seiring waktu, bahkan mulai memengaruhi bentuk hidung Anda.

"Ini dapat menyebabkan pembentukan jaringan parut atau bahkan penyumbatan saluran napas hidung," papar Cusumano.

Dalam kasus yang jarang terjadi, bahkan secara kronis mengupil menyebabkan perforasi septum hidung, atau dikenal sebagai lubang di lubang hidung Anda, menurut catatan laporan kasus Agustus 2018 di Cureus.

Apakah ada manfaat mengupil?

Cusumano menekan bahwa tidak ada manfaat mengupil selain perasaan puas yang intens dari mengeluarkan kotoran yang mengganggu di hidung Anda. Namun yang harus diingat, lendir dan kotoran dalam hidung ada untuk menjebak kuman dan partikel dan melindungi lapisan saluran hidung Anda.

"Adanya lendir di hidung adalah normal dan sebaiknya dibiarkan saja," kata Cusumano.