Menu

Dapat Merusak Otak, Berikut Posisi Tidur Terbaik untuk Cegah Demensia

Rizka 11 Feb 2022, 10:50
google
google

RIAU24.COM -  Posisi tidur yang tepat dapat membantu menurunkan risiko terjadinya demensia. Posisi tidur yang dimaksud adalah tidur menyamping.

Dikutip dari CDC, demensia adalah serangkaian gejala gangguan kognitif yang terjadi karena kerusakan otak. Gejala itu dapat berupa hilag ingatan, sulit berkomunikasi, tidak bisa berpikir logis, agitasi, dan sulit mengerjakan aktivitas sehari-hari.

Para peneliti dari Stony Brook University menemukan bahwa tidur menyamping adalah cara yang paling efisien untuk membersihkan zat-zat sisa yang berbahaya di otak.

"Tidur miring adalah posisi paling baik bagi otak Anda. Posisi ini membantu otak Anda untuk membersihkan limbah interstisial lebih cepat daripada posisi lain," kata pakar tidur Narwan Amini, dikutip dari NY Post.

Pembuangan zat racun ini dapat menjaga kesehatan otak dan mencegah berbagai peradangan yang dapat menjadi pemicu demensia. Demensia ditandai dengan penumpukan protein beta amiloid di otak. Penumpukan ini menyebabkan plak yang membuat hilangnya koneksi pada sel-sel saraf otak. Sel pun mati dan jaringan otak hilang sehingga memicu gejala demensia.

"Ini mengarah pada banyak manfaat termasuk berpotensi mengurangi risiko pengembangan penyakit neurologis seperti Parkinson atau Alzheimer," tutur Amini.

Tidur miring juga dapat memberikan banyak manfaat pada tulang belakang dan dapat meminimalkan refluks asam.

Sementara itu, posisi tidur yang paling buruk secara keseluruhan adalah bertumpu pada perut. Posisi ini dapat menyebabkan otot dan persendian tegang, memicu sakit punggung, dan sakit leher.