Ketika Pilihan Jokowi Cuma Ada 2, Megawati Atau Luhut

Senin, 25 April 2022 | 21:04 WIB
Foto kolase Luhut Binsar Pandjaitan dan Megawati Soekarnoputri. Sumber: Internet Foto kolase Luhut Binsar Pandjaitan dan Megawati Soekarnoputri. Sumber: Internet

RIAU24.COM -  Pengamat politik Refly Harun membeberkan dilema yang kini dihadapi Presiden RI Joko Widodo.

Hal itu menurutnya terkait pilihan untuk mencopot jabatan Menko Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, atau merusak hubungan dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dikutip dari pikiran-rakyat.com, Senin, 25 April 2022.

Pernyataan itu disampaikan Refly dari kanal YouTube Refly Harun, Senin, 25 April 2022.

Baca Juga: Kemenkeu Kucurkan Dana Tahapan Pemilu di 2022 Senilai Rp3,6 Triliun, Tito Karnavian: Tolonglah Berempati

"Persoalannya bukan lagi isu penundaan Pemilu. Tetapi persoalannya pada hubungan triangle Jokowi ke Luhut Binsar, Jokowi ke Megawati, sementara Megawati ke Luhut Binsar tidak ada sambungannya," ujarnya.

Pilihan itu menurutnya dipicu kabar penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden 2024 mendatang.

Baca Juga: Haji Faisal dan Istri Maju Jadi Caleg di Pemilu 2024

Menurutnya, langkah paling realistis yang bisa diambil Jokowi adalah mempertahankan Luhut dan menjaga hubungan dengan Megawati.

"Jokowi tetap menjaga hubungan dengan Megawati, tetapi tetap mempertahankan Luhut Binsar sebagai Menteri yang paling diandalkan," ujarnya.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...