Meski Kecil, Tapi Mobil Listrik Model Ini Bisa Tempuh Jarak Hingga 408 Km Lho, Berminat...

Selasa, 24 Mei 2022 | 09:23 WIB
Foto : Internet Foto : Internet

RIAU24.COM - Produsen otomotif asal China, Chery, meluncurkan sebuah mobil listrik mungil yang memiliki kemampuan menempuh jarak hingga 408 km. Bernama Chery QQ Wujie Pro, mobil listrik merupakan versi ramah lingkungan dari model legendaris Chery QQ. 

Dikutip dari laman Paultan, QQ Wujie Pro memiliki daya tempuh mencapai 408 km atau dua kali lipat kemampuan QQ Ice Cream yang hanya bisa mencapai jarak tempuh 170 km.

Baca Juga: Dibandrol Mulai Rp36 Juta, AHM Luncurkan New Honda ADV160

Wujie Pro mendapatkan paket baterai lithium-ion 40,3 kWh dan ada pula pilihan baterai yang lebih kecil, yakni 30,6 kWh untuk jangkauan 301 km. Namun perlu dicatat, Chery mencantumkan angka-angka itu berdasar NEDC, sehingga jangkauan tempuh asli mobil listrik ini bisa lebih rendah.

Dengan ukuran baterai lebih besar, Wujie Pro menawarkan lebih dari tiga kali kekuatan Ice Cream. Di atas kertas, Wujie Pro bisa menghasilkan tenaga 70 kW (95 PS) dan torsi 120 Nm. Sementara untuk versi 30,6 kWh, tenaganya lebih rendah, yakni 55 kW (75 PS). Tetapi yang mengherankan torsinya justru lebih besar mencapai 150 Nm.

Soal performa, Chery mengklaim waktu akselerasi Wujie Pro 0-50 km/jam hanya 4,8 detik (di bawah enam detik dengan motor 75 PS). Adapun kecepatan maksimumnya mencapai 100 km/jam, dan dengan baterai lebih besar kecepatan tertingginya hanya 120 km/jam.

Baca Juga: Bikers Honda Buruan Daftar HCID, Ini Keuntungannya

Kedua varian mendukung pengisian cepat DC dari output yang tidak ditentukan, mengisi baterai dari 30 hingga 80% dalam waktu setengah jam. Baterai 30,6 kWh, di sisi lain, dapat menerima hingga 3,3 kW pengisian AC yang membutuhkan waktu antara enam hingga sepuluh jam untuk mengisi ulang, sedangkan varian baterai 40,3 kWh dapat diisi dalam waktu kurang dari tujuh jam menggunakan pengisi daya 6,6 kW.

Soal harga, Wujie Pro dibanderol dengan harga perkenalan berkisar dari 79.900 yuan (Rp 173,3 juta) untuk model dasar 30,6 kWh. Sementara di varian tertinggi dengan baterai 40,3 kWh, harganya mencapai 101.900 yuan (Rp 223,6 juta).

PenulisR24/dev


Loading...

Loading...