Enam Terdakwa 100 Kilogram Sabu di Rohil Dituntut Hukuman Mati

Selasa, 24 Mei 2022 | 19:18 WIB
Foto. Ilustrasi Foto. Ilustrasi

RIAU24.COM - ROHIL - Enam terdakwa kasus dugaan penyelundupan 100 kilogram narkotika jenis sabu dituntut hukuman mati, tuntutan ini sebagai bentuk keseriusan Kejaksaan Negeri Rokan Hilir dalam menangani kasus narkotika.

Tuntutan pidana itu dibacakan oleh  Jaksa Penuntut Umum dalam sidang yang digelar secara virtual,  Dimana JPU berada di Kantor Kejari Rohil, dan para terdakwa berada Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rohil Yuliarni Appy saat dikonfirmasi melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Yogi Hendra, membenarkan terkait tuntutan pidana mati pada enam terdakwa.

Baca Juga: Masyarakat Menggala Sakti Berkecamuk, Oknum Pengurus Kelompok Tani Jual 700 Hektar Lahan Tanpa Sepengetahuan Anggota, 1 Warga Ditahan Polisi

"Iya. Sudah tuntutan," ujar Yogi, Selasa, 24 Mei 2022 sore.

Dikatakannya, keenam terdakwa yakni  Zulkarnaini alias Jul, Dedi Yusmarika alias Dedi, Joni Putra alias Pedro, Anthoni Siregar alias Anton, Rizki Kurniawan Siregar alias Kiki dan Sudarno alias Ken. Keenamnya menjalani sidang dengan agenda tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Rohil.

"Para terdakwa dituntut pidana mati," tegas mantan Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Indragiri Hilir (Inhil) itu.

Disampaikan Yogi, JPU menyatakan para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (2) Undang-undang Nomor (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Hal itu sebagaimana dimaksud dalam Dakwaan Kesatu Penuntut Umum.

Atas tuntutan tersebut, majelis hakim yang diketuai Erif Erlangga memberikan kesempatan kepada 6 orang terdakwa untuk menanggapinya. Para terdakwa melalui Penasehat Hukumnya akan mengajukan pembelaan.

"Sidang ditunda untuk mendengar pembelaan oleh terdakwa dan Penasihat hukumnya," pungkas Yogi Hendra.

Diberitakan sebelumnya, BNN Pusat turun Kabupaten Rohil. Di Negeri Seribu Kubah itu, petugas melakukan pengungkapan dan menyita barang bukti yang jumlahnya cukup besar.

Dari informasi yang didapat, pengungkapan itu dilakukan di Kelurahan Bagan Kota, Kecamatan Bangko Kota, Bagansiapiapi, Selasa (21/9) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, petugas mendatangi sebuah rumah di Jalan Sentosa.

Dalam penggerebekan itu, petugas dikabarkan mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat lebih dari 100 kilogram. Selain itu, seorang terduga pelaku bernama lain Ken yang merupakan warga setempat, turut dibawa.

PenulisR24/amri


Loading...
Loading...