Cerita Suriname, Negara di Amerika Selatan yang Warganya Fasih Berbahasa Jawa

Senin, 20 Juni 2022 | 06:13 WIB
Peta Suriname. Sumber: Internet Peta Suriname. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Tahukah jika Suriname, negara bagian selatan-nya berbatasan dengan Brasil di Amerika Selatan sana sebagian warganya amat fasih berbahasa Jawa?

Tak hanya bahasa, segala macam hal yang berbau Jawa masih terasa kental di negara ini. Dikutip dari britanica.com, dari total penduduk Suriname (2012) 13,7 persen warganya adalah orang Jawa.

Kenapa bisa seperti itu?

Usut punya usut, hal ini bisa terjadi lantaran aksi keji Belanda yang mengikuti jejak bangsa Portugal dan Spanyol di abad ke-17 sampai ke-20.

Baca Juga: Gak Sengaja Pindahkan Batu Pembatas, Petani Ini Berhasil Persempit Negara Prancis

ketiga negara ini dengan banganya membangun imperium kolonial. Khusus untuk Belanda, Imperium-nya meliputi wilayah-wilayah yang pernah dikuasai Belanda pada masa itu.

Berbekal perkembangan di bidang pelayaran dan perdagangan setelah merdeka dari Spanyol, Belanda mendirikan jajahannya di berbagai negara.

Wilayah jajahan Belanda dikelola oleh perusahaan dagang, VOC yang menguasai sumber daya alam hingga menyiksa warga pribumi.

Pada paruh kedua abad ke-17, Belanda berhasil mencapai masa keemasannya dalam perdagangan dunia. Salah satunya ketika Belanda berhasil menjajah Suriname.

Negara yang terletak di Amerika Selatan ini diduduki oleh Belanda setelah berhasil mengalahkan Inggris pada Perang Inggris-Belanda Kedua dikutip dari okezone.com.

Belanda menjajah Suriname dari tahun 1668-1905. Suriname merupakan negara yang terkenal dengan gulanya, dan juga cocok untuk ditanami kopi dan kapas.

Sumber daya alam tersebut memiliki nilai yang bagus bagi Belanda untuk diekspor ke Eropa.

Baca Juga: Sebotol Anggur Laku 14 Miliar Rupiah Karena Menua di Luar Angkasa

Untuk itu Belanda melakukan penjajah di sana dengan mempekerjakan warga Suriname dengan cara tidak wajar.

Selain itu, guna memenuhi permintaan ekspornya, Belanda membawa orang-orang Jawa dari Indonesia ke Suriname untuk dipekerjakan secara paksa.

Itulah mengapa di Suriname sampai saat ini banyak yang fasih berbahasa Jawa dalam komunikasi sehari-harinya.

PenulisR24/azhar


Loading...

Terpopuler

Loading...