Netflix Pecat 300 Karyawan, Lanjutan dari Putaran PHK Bulan Lalu

Jumat, 24 Juni 2022 | 14:08 WIB
Netflix /reuters Netflix /reuters

RIAU24.COM - Platform streaming terbesar di dunia, Netflix telah memberhentikan 300 karyawannya menyusul PHK putaran pertama bulan lalu.

Media surat kabar Variety menyebutkan bahwa PHK tersebut merupakan putaran akhir yang mana bulan lalu Netflix telah memecat 150 karyawan, kontraktor, atau pekerja paruh waktu, sekitar 2 persen dari tenaga kerjanya di Amerika Serikat.

Netflix mungkin menjadi pemimpin dunia dalam platform streaming, tetapi juga dilanda masalah keuangan. Pada bulan April, ia melaporkan kehilangan 200.000 pelanggan pada kuartal pertama tahun ini ketika diharapkan untuk mendapatkan 2,5 juta pelanggan.

Baca Juga: Ini Rahasia di Balik Kemajuan Industri BPD Tanah Air

Semuanya baik-baik saja bagi perusahaan ketika Netflix menjadi pemimpin di platform streaming. Namun, hal itu tidak lagi sama sejak pendatang baru seperti Disney+ dan HBO Max, yang didukung oleh studio besar dan konten lama, membuat terobosan dan memakan pangsa Netflix.

Pada hari Kamis, Co-CEO, Ted Sarandos mengonfirmasi bahwa layanan streaming akan menambahkan paket yang lebih murah dan didukung iklan. 

Saat berbicara di panggung Cannes Lions, dia berkata, "Kami menambahkan tingkat iklan. Kami tidak menambahkan iklan ke Netflix seperti yang anda kenal sekarang.”

Baca Juga: Hyundai Puncaki Penjualan EV di Indonesia Bulan Lalu, Capai 92 Persen dari Keseluruhan Penjualan

Selama bertahun-tahun, Netflix telah menghadirkan banyak konten berkualitas dalam hal film, acara TV, dan dokumenter. 

Netflix juga berhasil memikat pembuat film bergengsi seperti Martin Scorsese (The Irishman), Jane Campion (The Power of the Dog), Alfonso Cuarón (Roma), Guillermo del Toro (Pinocchio, yang akan datang), Coen Brothers (The Ballad of Buster Scruggs), dan lainnya.

Banyak serial TV yang diproduksi atau didukung oleh Netflix, termasuk 'Money Heist', 'Black Mirror', 'Sex Education', 'Stranger Things', 'The Witcher' dan baru-baru ini, 'Squid Game', telah berubah menjadi fenomena global.

Sekarang, tampaknya strategi perusahaan sedang mengalami perubahan radikal dan mungkin ada perubahan jenis konten yang muncul di layar ketika login ke Netflix.

PenulisR24/tya


Loading...

Loading...