Menu

KPA: Sekitar 5.943 Warga Bandung Kota Mengidap Penyakit HIV-AIDS, Perilaku Penyimpangan Penyebab Utama 

Zuratul 30 Aug 2022, 09:09
Ilustrasi (KompasTv)
Ilustrasi (KompasTv)

RIAU24.COM - Perilaku penyimpangan, seperti hubungan sesama jenis, berganti-ganti pasangan , menggunakan jasa pekerja seks komersial (PSK), dan menyalahgunakan narkoba menjadi penyebab utama 5.943 warga Kota Bandung mengidap HIV-AIDS

Data dan fakta itu idungkap Komisi Pananggulangan AIDS (KPS) Kota Bandung

"Faktor perilaku seksual menyimpang mendominasi penyebab penularan penyakit tersebut," kata Ketua KPA Kota Bandung Sis Silvia Dewi, Senin (29/8/2022), dikutip dari Liputan6. 

Silvia mengungkapkan, ribuan warga kota Bandung yang menghidap HIV-AIDS tersebut berasal dari beragam latar belakang. Seperti pegawai swasta, mahasiswa, PSK, dan ibu rumah tangga (IRT). 

Sebagian ibu rumah tangga mengidap HIV_AIDS akibat tertular dari suaminya yang melakukan hubungan seksual di luar. 

Ketua KPA Kota Bandung menuturkan, data kumulatif 5.943 pengidap HIV-AIDS dari 1991 hinga 2021 itu diperoleh dari Kementrian Kesehatan berdasarkan pendapatqan yang dicatat oleh petugas di 86 puskesmas atau faskes kesehatan di Kota Bandung. 

Petugas mencatat nama dan alamat pengidap HIV-AIDS bedasarkan kartu tanda penduduk (KTP) agar penanganan terhadap mereka dapar dilakukan. 

"Jadi kethuan namanya alamantnya di mana dan profesinya apa," ungkap Silvia. 

"Posisi teratas pegawai swasta dengan jumlah orang terpapar sebanyak 1.842 kasusu atau sekitar 31,1 persen. Yang mengejutkan adalah angka di kalangan mahasiswa mencapai 400 kasus atau 7 persen. Sedangkan ibu rumah tangga 11.8 persen atau setara 653 kasus," terangnya. 

Silvia menegaskan, perilaku seksual berisiko seperti berganti-ganti pasangan sebagai faktor pemicu tertinggi penularan HIV-AIDS

(***)