Menu

Warga Malaysia Diekstradisi ke AS Atas Dugaan Penyelundupan Badak Bercula

Devi 10 Oct 2022, 08:42
Warga Malaysia Diekstradisi ke AS Atas Dugaan Penyelundupan Badak Bercula
Warga Malaysia Diekstradisi ke AS Atas Dugaan Penyelundupan Badak Bercula

Officials in Thailand arrange seized elephant tusks to be displayed before destruction in Bangkok, Thailand, in 2015 [File: Sakchai Lalit/AP]

Departemen Keuangan AS sebelumnya pada hari Jumat mengumumkan sanksi terhadap Teo, organisasi kriminal transnasional yang dituduhkannya, dan sebuah perusahaan Malaysia atas dugaan "perdagangan kejam" dan perdagangan "produk perburuan brutal".

Wakil menteri keuangan Departemen Keuangan untuk intelijen terorisme dan keuangan Brian Nelson mengatakan AS memandang perdagangan satwa liar sebagai ancaman bagi konservasi dan "keamanan global".

"Teo Boon Ching mengkhususkan diri dalam pengangkutan cula badak, gading, dan trenggiling dari Afrika, umumnya memanfaatkan rute melalui Malaysia dan Laos dan seterusnya ke konsumen di Vietnam dan China," kata Departemen Keuangan dalam sebuah pernyataan.

"Meskipun Teo Boon Ching telah secara terbuka dikaitkan dengan perdagangan satwa liar terlarang selama bertahun-tahun, dia telah menghindari keadilan dan terus mengoperasikan perusahaan transportasi gelapnya," tambah departemen itu.

Sanksi yang diumumkan oleh departemen tersebut menolak akses Teo dan yang lainnya ke properti atau aset keuangan apa pun yang disimpan di AS dan juga mencegah perusahaan dan warga AS melakukan bisnis dengan mereka. Asia Tenggara adalah sumber utama dan juga pasar utama bagi satwa liar yang terancam punah.

Halaman: 123Lihat Semua