Pecahkan Rekor! Bayi Kembar Ini Berhasil Dilahirkan Dari Embrio yang Dibekukan Selama 30 Tahun

Sabtu, 03 Desember 2022 | 08:18 WIB
Pecahkan rekor dunia, bayi kembar berhasil dilahirkan dari embrio yang telah dibekukan 30 tahun /net Pecahkan rekor dunia, bayi kembar berhasil dilahirkan dari embrio yang telah dibekukan 30 tahun /net

RIAU24.COM - Seorang perempuan asal Oregon, Amerika Serikat berhasil melahirkan bayi kembar yang embrionya telah dibekukan selama 30 tahun pada 31 Oktober 2022 lalu.

Baca Juga: Kisah Menara Eiffel yang Tak Banyak Diketahui Orang

Peristiwa ini sukes memecahkan rekor pembekuan embrio paling lama yang menghasilkan kesuksesan kelahiran.

Menggunakan metode IVF, embrio tersebut merupakan buah hasil pertemuan sperma dan sel telur dari pasangan menikah dengan nama anonim.

Diketahui, pada saat itu sang istri berumur 34 dan sang suami berumur 50. Pada 22 April 1992, embrio tersebut disimpan di dalam cairan nitrogen di sebuah laboratorium di West Coast.

Pasangan tersebut akhirnya memutuskan untuk mendonasikan embrio tersebut ke Pusat Donasi Embrio Nasional (NEDC) untuk pasangan lainnya pada 2007.

Proses transfer embrio ke uterus pun berhasil dilakukan oleh ahli embrio di tempat yang sama pada awal tahun 2022.

Dr. John David Gordon, dokter yang membantu pemindahan embrio memberikan keterangan.

“Adopsi mbrio ini perlu meyakinkan orang tua yang mungkin berpikir apakah ada yang bersedia mengadopsi embrio yang telah ada 5 sampai 20 tahun lalu. Jawabannya adalah ya!” ujar sang dokter seperti dikutip dari India Times.

Kedatangan dua bayi yang diberi nama Lydia dan Timothy Ridgeway ini disambut hangat oleh kedua orang tuanya, Philip dan Rachel.

Baca Juga: Jamur Cordyceps Muncul di Serial The Last of Us, Apakah Memang Bisa Ubah Manusia Jadi Zombie?

Dilansir dari CNN, sang ayah, Philip, mengungkapkan rasa banga atas kelahiran anak kelima dan keenam, meski pengalaman ini memang sedikit membingungkan.

Ia berkomentar, “Saya berusia lima tahun saat Tuhan memutuskan untuk memberi nyawa kepada dua anak ini. Secara logika, mereka adalah anak tertua kami, walaupun saat ini mereka adalah anak termuda kami.”

“Fakta ini agak membingungkan bagi saya,” pungkas Philip.

(***)

PenulisR24/tya


Loading...
Loading...