Menu

Ketika Cak Imin Bicara Soal Negara dan Islam

Azhar 7 Dec 2022, 11:22
Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Sumber: Telegraf
Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Sumber: Telegraf

RIAU24.COM - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin bicara banyak soal Islam dan negara.

Cak Imin menyatakan bahwa Islam tidak bisa dipisahkan dari kehidupan bernegara dikutip dari tempo.co, Rabu, 7 Desember 2022.

Menurutnya Islam dan negara berada pada posisi saling mengisi dan menguatkan antara satu dan lainnya.

Cak Imin turut mengatakan jika Islam punya peran dan kekuatan nyata dalam mengawal kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal ini sudah ada sejak lama dan Islam sudah menjadi inspirasi dalam pola kehidupan berbangsa.

"Islam terbukti menjadi kekuatan, bukan hanya inspirasi tapi juga power dalam proses politik. Islam telah menunjukkan bukan hanya sebagai nilai dan ajaran, tetapi juga pengorganisasian yang bersifat politik maupun sosial," ujarnya.

Dia barharap posisi Islam dan negara mestinya saling bersinergi.

Pada Saat yang sama, Cak Imin juga menilai ada pihak yang mencoba membenturkan politik dengan Islam membuat Islam dan politik menjadi berhadap-hadapan.

Setelah ini tidak ada alasan memisahkan Islam dan demokrasi dalam praktik politik bernegara, termasuk di Indonesia.

Dia mengatakan nilai-nilai keadilan, egalitarianisme, dan musyawarah telah diwujudkan dalam praktik politik kenegaraan modern di Indonesia.