Menu

Pemkab Bengkalis Optimis Selesaikan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Dahari 9 Mar 2023, 15:38
Roadshow Wabup Bengkalis bersama Menteri PMK
Roadshow Wabup Bengkalis bersama Menteri PMK

RIAU24.COM -BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengikuti roadshow dalam jaringan (daring) bersama Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia Kamis, 9 Maret 2023.

Roadshow tersebut, dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Agus Suprapto dihadiri Menteri PMK Muhadjir Effendy. Forkopimda Provinsi Riau, Pemkab Bengkalis, kabupaten/kota lainnya se-Provinsi turut ikut serta dalam roadshow tersebut.

Wakil Bupati (Wabup) Bengkalis Bagus Santoso dalam kesempatan tersebut menyampaikan keoptimisan Pemkab Bengkalis dalam menyelesaikan stunting dan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bengkalis melalui program Bermasa. Salah satunya Bantuan Keuangan Desa Bermasa 1 Milyar per satu Desa.

"Bisa kami sampaikan pak menteri, Pemkab Bengkalis sangat memandang serius masalah ini. Dengan tegas Bupati kami telah menjalankan program Bermasa yang salah satunya 1 milyar 1 desa yang dapat dipergunakan bagi penanganan stunting maupun kemiskinan ekstream,” ungkap Bagus Santoso.

Kabupaten Bengkalis, berdasarkan data terdapat 0,6% atau sekitar 3.400 jiwa penduduk yang masuk dalam kelompok miskin ekstrim.

Sementara terhadap stunting, Kabupaten Bengkalis telah mampu menurunkan angka dari sebelumnya 21,9% ditahun 2021, menjadi 8,4% pada akhir tahun 2022 yang membuat Kabupaten Bengkalis terendah di Provinsi Riau.

"Kami yakin, ketika semua guyub, rukun menyelesaikan stunting seperti Kodim yang menjadi Bapak Asuh Stunting, Kejari, Polres dengan programnya masing-masing, dengan sinergi pusat, pemkab, kecamatan bahkan desa dengan dana bermasanya. Stunting akan selesai di negeri ini,"ujar Bagus Santoso.

Lanjut Wabup Bagus Santoso, selain pemerintah elemen penting lainnya yang harus memiliki peran besar dalam penanganan stunting ialah perusahaan. Dimana Bagus Santoso berharap perusahaan dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) nya bisa diberdayakan untuk penanganan stunting.

“Di Provinsi Riau bahkan Kabupaten Bengkalis banyak sekali perusahaan-perusahaan, dengan program CSR seharusnya mereka bisa lebih peduli dan ambil peran untuk kasus stunting,” ujarnya lagi.

Menanggapi Pemkab Bengkalis dengan penanganan serius terhadap stunting, Menteri  Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Bengkalis.

“Mendengar apa yang disampaikan Wakil Bupati, kemampuan Pemkab Bengkalis sangat kami apresiasi. Kami lihat, stunting sudah agak bagus, selanjutnya kami minta Bengkalis agak fokus dalam kemiskinan ekstrem. Termasuk upaya lapangan pekerjaan,” ungkap Menteri Muhadjir. 

Menteri Muhajir mengingatkan, dana desa cukup besar agar dipergunakan untuk menangani tiga prioritas yaitu ketahanan pangan, kemiskinan ekstrem, dan penurunan stunting.