Menu

Pengemudi SUV di Texas Tabrak Migran yang Berdiri di Halte Bus, 8 Tewas dan Beberapa Luka-luka

Amastya 8 May 2023, 13:10
Petugas darurat menanggapi tabrakan fatal di Brownsville, Texas, pada Minggu, 7 Mei 2023 /AP
Petugas darurat menanggapi tabrakan fatal di Brownsville, Texas, pada Minggu, 7 Mei 2023 /AP

RIAU24.COM - Delapan orang tewas di Brownsville, Texas pada hari Minggu setelah sebuah kendaraan menabrak sekelompok orang di halte bus dekat tempat penampungan tunawisma.

Tujuh orang ditemukan tewas di tempat kejadian sementara 10 dibawa ke rumah sakit di mana orang kedelapan meninggal karena luka fatal.

Polisi memberi tahu bahwa mereka menerima telepon sekitar pukul 08:30 tentang sebuah mobil, dilaporkan sebuah Land Rover yang menabrak banyak orang yang sedang menunggu di halte bus di seberang jalan dari Bishop Enrique San Pedro Ozanam Center, LSM yang menangani tunawisma. 

Laporan awal belum mengonfirmasi apakah kecelakaan itu disengaja. Menurut Victor Maldonado, direktur tempat penampungan, SUV itu berlari di tepi jalan dan langsung terbalik. Ia terus bergerak beberapa ratus kaki dan berhasil menabrak orang yang berjalan di trotoar, sekitar 30 kaki dari rombongan utama.

"SUV ini, Range Rover, hanya menyalakan lampu sekitar 100 kaki (30 meter) dan melewati orang-orang yang duduk di halte bus," kata Maldonado seperti dikutip The Associated Press.

Penyelidik polisi Brownsville Martin Sandoval mengatakan tidak ada penumpang di dalam mobil, ia menahan diri untuk tidak membocorkan nama atau usia pengemudi saat ini. Namun, dia memberikan tiga kemungkinan penjelasan untuk tabrakan tersebut.

“Itu bisa jadi keracunan, itu bisa menjadi kecelakaan, atau bisa juga disengaja. Agar kami mengetahui dengan tepat apa yang terjadi, kami harus menghilangkan dua lainnya,” jelas Sandoval.

Pengemudi dilaporkan ditahan oleh para saksi segera setelah kecelakaan itu ketika dia berusaha melarikan diri. Dia ditahan sampai polisi tiba yang membawanya ke rumah sakit karena luka yang diderita saat mobil terguling.

“Dia sangat tidak kooperatif di rumah sakit, tapi dia akan dipindahkan ke penjara kota kami segera setelah dia dibebaskan,” kata Sandoval, merujuk pada pengemudi tersebut.

"Kemudian kami akan sidik jarinya dan (mengambil) foto mug, dan kemudian kami dapat menemukan identitas aslinya," imbuhnya.

Laporan menyatakan bahwa sebagian besar korban adalah pria Venezuela. Untuk waktu yang lama, Brownsville telah menjadi pusat migrasi melintasi perbatasan AS-Meksiko, tetapi dalam dua minggu terakhir, kota tersebut telah menyaksikan lonjakan migran Venezuela.

Dari 6.000 migran yang ditahan di Patroli Perbatasan di Lembah Rio Grande Texas, 4.000 adalah warga Venezuela.

(***)