Menu

Polisi Swedia Izinkan Protes Pembakaran Alquran di Luar Masjid Utama Stockholm

Amastya 28 Jun 2023, 18:08
Para pengunjuk rasa berdemonstrasi di luar Konsulat Jenderal Swedia setelah Rasmus Paludan, pemimpin partai politik sayap kanan Denmark Garis Keras, yang memiliki kewarganegaraan Swedia, membakar salinan Alquran di dekat kedutaan Turki di Stockholm, di Istanbul, Turki, 22 Januari 2023 /Reuters
Para pengunjuk rasa berdemonstrasi di luar Konsulat Jenderal Swedia setelah Rasmus Paludan, pemimpin partai politik sayap kanan Denmark Garis Keras, yang memiliki kewarganegaraan Swedia, membakar salinan Alquran di dekat kedutaan Turki di Stockholm, di Istanbul, Turki, 22 Januari 2023 /Reuters

RIAU24.COM - Polisi Swedia pada hari Rabu memberikan izin untuk membakar kitab suci Alquran sebagai bagian dari protes di luar masjid utama Stockholm, menjelang liburan Idul Adha tiga hari Muslim, AFP melaporkan.

Beberapa individu swasta telah meminta polisi untuk mengizinkan mereka berdemonstrasi meskipun permintaan mereka sebelumnya diblokir.

"Saya ingin protes di depan masjid besar di Stockholm, dan saya ingin mengungkapkan pendapat saya tentang Alquran. Saya akan merobek Alquran dan membakarnya," tulis Salwan Momika, 37, dalam aplikasi tersebut, salinannya diperoleh AFP.

Polisi mengatakan mereka telah memanggil bala bantuan dari seluruh negeri untuk menjaga ketertiban.

Keputusan itu muncul dua minggu setelah pengadilan banding Swedia menolak larangan polisi terhadap protes pembakaran Alquran setelah pembakaran kitab suci Muslim di luar kedutaan Turkiye pada Januari menyebabkan protes selama berminggu-minggu dan seruan untuk memboikot barang-barang Swedia dan semakin menghentikan tawaran keanggotaan NATO Swedia.

Polisi telah menolak untuk mengizinkan pembakaran Alquran di Stockholm, mengatakan bahwa protes telah membuat Swedia target prioritas yang lebih tinggi untuk serangan.

Halaman: 12Lihat Semua