Menu

Acara GMP-Golkar Berujung Ricuh, Ada Ancaman Luar hingga Jurnalis Diancam

Zuratul 27 Jul 2023, 10:18
Acara GMP-Golkar Berujung Ricuh, Ada Ancaman Luar hingga Jurnalis Diancam. (Alinea.id/Foto)
Acara GMP-Golkar Berujung Ricuh, Ada Ancaman Luar hingga Jurnalis Diancam. (Alinea.id/Foto)

RIAU24.COM - Acara dikusi yang diselenggarakan oleh Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) di restoran Pulau Dua, Jakarta, Rabu (26/7) berujung ricuh.

Kericuhan terjadi sekitar pukul 14.10 WIB, jelang diskudi bertajuk ‘Selamatkan Partai Golkar: Menuju Kemenangan Pileg 2024’.

Saat awak media tengah berada di dalam ruangan sebelum acara dimulai. Seketika, terjadi ricuh diluar ruangan, wartawan pun segera bergegas ke sana.

Pada bagian luar ruangan, terlihat belasan massa tak dikenal dating dengan atribut bebas yang mengaku sebagai kader Golkar sudah menggeruduk penyelenggara meminta acara dibubarkan.

Bentrokan terjadi antara panitia dengan massa tak dikenal pun tak bisa dibendung. Mereka adu mulut.

“Mana KTA (Kartu Tanda Anggota Partai Golkar).” Demikian pernyataan salah satu panitia penyelenggara yang terdengar.

Saat awak media mencoba mengambil gambar kericuhan itu pun turut terdampak. Seorang juru kamera Kompas TV terkena pukul saat emerekam cekcok tersebut.

Tak hanya itu, jurnalis CNN Indonesia TV yang mencoba merekam kericuhan menggunakan ponsel juga terimbas.

Ponselnya seketika direbut salah seorang massa tak dikenal, lalu dilempar dengan asal.

Massa tak dikenal juga mendesak wartawan yang berada di luar masuk ke dalam ruangan.  Mereka menimpuki dengan kursi.

Jurnalis Kompas.com terkena timpuk kursi itu. Para awak media pun melarikan diri ke dalam ruangan.

Namun, setidaknya dua orang massa tak dikenal itu ikut masuk ke ruangan, di dalam dengan nada tinggi mereka meminta awak media tak mengambil gambar kericuhan.

Setelahnya, para wartawan mengevakuasi diri ke tempat yang agak jauh dari lokasi. Barulah sekitar 10 menit kemudian aparat kepolisian datang dan membubarkan massa.

Inisiator GMPG Almanzo Bonara meminta maaf atas kericuhan yang terjadi di acara itu. Ia merasa prihatin atas kericuhan yang pecah dan turut merugikan awak media.

Selain itu, Almanzo mengaku mendengar massa itu sempat menyebut kalau mereka diarahkan oleh Ketum Golkar Airlangga Hartarto.

"Partai Golkar selalu mendidik kader-kadernya untuk berpikir secara intelektual dan tidak anarkis. Apalagi ini mengatasnamakan AMPG dan tadi sempat disebutkan bahwa ini diarahkan langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto," kata dia di lokasi.

Airlangga mengaku tidak tahu

Terpisah, Airlangga mengaku tak tahu menahu soal kericuhan yang terjadi di Restoran Pulau Dua itu.

Airlangga berkata baru saja selesai rapat dengan Presiden Jokowi. Dia belum menerima laporan tentang kejadian itu.

"Waduh saya belum tahu," kata Airlangga di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (26/7).

Ia enggan berkomentar tentang kericuhan itu. Airlangga pun tak memastikan apakah akan mencari tahu tentang hal ini.

“Kita belum monitor, Baru keluar dari sini,” ujarnya

(***)