Menu

UMKM Presisi Expo 2023, Polres Bengkalis Tanam Mangrove dan Bakti Sosial

Dahari 23 Aug 2023, 11:15
Penanaman Mangrove
Penanaman Mangrove

RIAU24.COM -BENGKALIS - Penghijauan, Bakti Sosial, dan UMKM presisi Expo 2023 yang digelar Polres Bengkalis sangat bersampak positif terhadap lingkungan.

Pelaksanaan penanaman bibit mangrove tersebut dipusatkan di Jalan Utama Desa Jangkang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Rabu 23 Agustus 2023.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Bupati Bengkalis diwakili Kepala Dinas Sosial, H. Hambali, Kapolres Bengkalis, AKBP Setyo Bimo Anggoro, Pasi Ops Kodim 0303 Bengkalis, Kapten CZI Suratmin, Kajari Bengkalis, Zainur Arifin Syah, Ketua PN, Bayu Soho Rahardjo, Danposal Muntai Letda laut (P) H M Sinaga dan paguyuban suku serta diikuti elemen masyarakat.

Sebelum pelaksanaan penanaman bibit mangrove terlebih dahulu dilaksanakan dengan pemberian bantuan sosial kepada para penerima dilakukan secara simbolis. Penyerahan Baksos diberikan Bupati Bengkalis diwakili Kadissos H Hambali, Ketua DPRD, Dandim 0303 Bengkalis, Kapolres, dan Kepala PN Bengkalis.

Penanaman ini lebih istimewa dengan adanya live streaming penanaman bibit mangrove bersama Mabes Polri. 

Kapolres Bengkalis menyampaikam bahwa, kegiatan yang sangat positif sebagai bagian penghijauan kawasan pesisir yang tak kalah pentingnya dengan penghijauan didaratan.

"Penanaman mangrove ini harapannya dapat menjadi penyangga wilayah pesisir kabupaten Bengkalis khususnya wilayah desa jangkang ini. Tanaman mangrove diketahui memiliki aneka manfaat dan peran yang amat krusial bagi keberlanjutan lingkungan,"ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Bimo Setyo Anggoro.

Menurutnya, hutan mangrove diyakini bermanfaat menstabilkan garis pantai, mengurangi erosi dari gelombang badai, arus, ombak, dan pasang surut, sistem akar mangrove juga membuat hutan ini menarik bagi ikan dan organisme lain yang mencari makanan dan berlindung dari predator.

"Topografi kabupaten Bengkalis yang berbatasan dengan garis pantai yang cukup panjang, menghasilkan potensi sekaligus tantangan. Dan penanaman mangrove menjadi salah satu hal yang cukup signifikan guna menjaga kota ini terhindar dari bahaya rob, pasang surut air laut yang berakibat pada erosi dan hal lainnya,"ujarnya.

"Hal positif ini tentu bukan sebatas seremoni, melainkan upaya kita bersama menjaga kelestarian lingkungan, sebagai bentuk tanggung jawab bersama. Saya yakin jika penanaman ini berhasil dan terus dikembangkan, tidak hanya akan menghasilkan ekosistem air yang bersih dan sehat melainkan dapat berpotensi sebagai sumber pendapatan dalam pengembangan wisata hutan mangrove atau hal positif lainnya,"sambungnya.

"Untuk itu, saya berpesan pada warga desa jangkang khususnya agar tanaman mangrove ini dijaga, biar tumbuh kuat, lebat dan manfaat sehingga lingkungan akan semakin lestari,"pungkasnya.