Menu

G20 Setuju Untuk Memberikan Keanggotaan Tetap ke Uni Afrika

Amastya 7 Sep 2023, 19:26
Gedung markas Uni Afrika di Addis Ababa, Ethiopia /Reuters
Gedung markas Uni Afrika di Addis Ababa, Ethiopia /Reuters

RIAU24.COM - Negara-negara anggota G20 telah sepakat untuk memberikan keanggotaan permanen kepada Uni Afrika (AU), kantor berita Bloomberg melaporkan pada hari Kamis (7 September) mengutip sumber yang mengetahui perkembangan tersebut.

Langkah ini akan memberi AU status yang sama dengan Uni Eropa (UE) dari penunjukan organisasi internasional yang diundang saat ini.

Pada bulan Juni, Perdana Menteri India Narendra Modi menulis kepada negara-negara anggota G20 mengusulkan Uni Afrika diberikan keanggotaan penuh dan permanen blok tersebut pada KTT mendatang di ibu kota India, New Delhi.

“Para pemimpin G20 diperkirakan akan mengumumkan keputusan tersebut selama KTT,” kata laporan Bloomberg.

KTT G20 kali ini di New Delhi juga mengundang sembilan negara non-anggota, termasuk Bangladesh, Singapura, Spanyol, dan Nigeria, selain organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Bank Dunia, dan Dana Moneter Internasional (IMF).

Laporan Bloomberg mengatakan bahwa negara-negara seperti Jerman, Brasil, dan Kanada juga menyatakan dukungan mereka untuk keanggotaan AU ke G20.

Pada hari Rabu, New Delhi membuat persiapan akhir menjelang KTT G20 dengan penduduk ibukota nasional mengatakan KTT akhir pekan dan kesempatan yang dibawanya di panggung global akan menjadi momen yang membanggakan bagi warga India.

New Delhi telah mengalami perubahan menjelang KTT yang akan diadakan di Pragati Maidan yang luas dan diperbaharui.

Perdana Menteri Modi telah berusaha untuk menggunakan kepemimpinan kelompok G20 dari ekonomi paling kuat di dunia untuk mempromosikan India sebagai tujuan perdagangan dan investasi, terutama karena ekonomi China telah melambat.

Selama KTT yang dimulai pada hari Sabtu, pemerintah India mengatakan bahwa mereka akan mendorong resolusi tentang perubahan iklim, reformasi bank multilateral dan transformasi teknologi.

(***)