Menu

PM Kanada Beri Penjelasan Singkat Kepada AS, Inggris dan Prancis Atas Pembunuhan Teroris Khalistani Nijjar

Amastya 19 Sep 2023, 17:09
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau /Reuters
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau /Reuters

RIAU24.COM - Meningkatkan tekanan diplomatik terhadap India atas pembunuhan teroris Khalistani Hardeep Singh Nijjar, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau telah memutuskan untuk terlibat dengan Inggris, AS, Prancis dan sekutu dekat lainnya dan memberi tahu mereka tentang perkembangan yang terkait dengan kasus ini.

CBC News, mengutip sumber dari pemerintah, telah melaporkan bahwa Trudeau memberi pengarahan kepada para pemimpin beberapa sekutu terdekat Kanada tentang kasus ini, termasuk Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Presiden AS Joe Biden.

Laporan itu lebih lanjut menyebutkan bahwa Trudeau telah mendesak pemerintah India untuk berpartisipasi dalam penyelidikan yang sedang berlangsung dan bekerja sama dengan Kanada untuk sampai ke dasar masalah ini.

Menteri Keamanan Publik Dominic LeBlanc mengatakan Royal Canadian Mounted Police akan menyelidiki kasus pembunuhan tersebut.

"Kami akan meminta pertanggungjawaban para pelaku dan membawa mereka ke pengadilan," katanya.

"Ini sedang berkembang," kata Komisaris RCMP Mike Duheme kepada CBC News ketika ditanya tentang penyelidikan.

Sejauh ini tidak ada penangkapan

Sejauh ini tidak ada penangkapan yang dilakukan tetapi pada bulan Agustus, polisi Kanada mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki tiga tersangka dan mengeluarkan deskripsi tentang kemungkinan kendaraan liburan, meminta bantuan publik.

Sampai sekarang AS dan Australia telah bereaksi terhadap laporan tersebut, dengan Gedung Putih mengatakan sangat prihatin dengan tuduhan yang dirujuk oleh Perdana Menteri Trudeau, menurut Reuters.

"Kami tetap berhubungan secara teratur dengan mitra Kanada kami. Sangat penting bahwa penyelidikan Kanada dilanjutkan dan para pelakunya dibawa ke pengadilan," katanya.

Seorang juru bicara menteri luar negeri Australia Penny Wong mengatakan kepada CNN bahwa mereka sangat prihatin dengan tuduhan tersebut.

"Kami terlibat erat dengan mitra dalam pengembangan. Kami telah menyampaikan keprihatinan kami di tingkat senior ke India," kata sebuah pernyataan yang dibagikan kepada CNN.

"Kami memahami laporan-laporan ini akan sangat memprihatinkan bagi beberapa komunitas Australia. Diaspora India dihargai dan kontributor penting bagi masyarakat multikultural kita yang dinamis dan tangguh, di mana semua warga Australia dapat mengekspresikan pandangan mereka dengan damai dan aman," tambahnya.

Pertikaian diplomatik antara India dan Kanada

Pada tanggal 18 Juni, Hardeep Singh Nijjar, 45, ditembak mati di kendaraannya oleh dua pria bersenjata bertopeng di tempat parkir sibuk Guru Nanak Sikh Gurdwara di Surrey, sebuah kota sekitar 30km (18 mil) timur Vancouver.

Beberapa jam setelah Trudeau menuduh India melaksanakan asosiasi tersebut, kedua negara mengusir diplomat top dari negara masing-masing.

"Selama beberapa minggu terakhir, badan-badan keamanan Kanada telah secara aktif mengejar tuduhan yang kredibel tentang hubungan potensial antara agen pemerintah India dan pembunuhan seorang warga negara Kanada Hardeep Singh Nijjar," kata Trudeau di parlemen pada hari Senin.

Sebagai tanggapan, kementerian luar negeri India mengusir seorang diplomat senior Kanada yang berbasis di India.

"Diplomat yang bersangkutan telah diminta untuk meninggalkan India dalam lima hari ke depan," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Keputusan itu mencerminkan keprihatinan Pemerintah India yang semakin meningkat atas campur tangan diplomat Kanada dalam masalah internal kami dan keterlibatan mereka dalam kegiatan anti-India," pungkasnya.

(***)