Menu

Prancis Tarik Duta Besar dan Pasukan dari Niger yang Dilanda Kudeta

Amastya 25 Sep 2023, 16:57
Seorang pria meledakkan 'vuvuzela' ketika para pendukung Dewan Nasional Perlindungan Tanah Air Niger (CNSP) berkumpul saat mereka memprotes pangkalan udara Niger dan Prancis untuk menuntut keberangkatan tentara Prancis dari Niger, di Niamey pada 16 September 2023 /AFP
Seorang pria meledakkan 'vuvuzela' ketika para pendukung Dewan Nasional Perlindungan Tanah Air Niger (CNSP) berkumpul saat mereka memprotes pangkalan udara Niger dan Prancis untuk menuntut keberangkatan tentara Prancis dari Niger, di Niamey pada 16 September 2023 /AFP

Macron mengatakan, “junta tidak lagi ingin berperang melawan terorisme.”

Junta Niger memuji langkah

Beberapa jam setelah pernyataan itu, junta Niger mengatakan bahwa pengumuman itu menandakan langkah baru menuju kedaulatan negara itu.

"Minggu ini, kami merayakan langkah baru menuju kedaulatan Niger," kata pernyataan dari penguasa militer.

"Ini adalah momen bersejarah, yang berbicara tentang tekad dan kehendak rakyat Niger," tambah pernyataan Niger.

Para pemimpin militer menggulingkan Presiden terpilih Mohamed Bazoum pada 26 Juli kudeta ketiga di wilayah tersebut dalam beberapa tahun  dengan alasan ketidakamanan yang terus-menerus di wilayah tersebut.

Halaman: 123Lihat Semua