Menu

Amerika Tembak Jatuh Drone Turki yang Melintas di Suriah, Imbas Erdogan Murka Karena Hal Ini 

Zuratul 7 Oct 2023, 10:13
Amerika Tembak Jatuh Drone Turki yang Melintas di Suriah, Imbas Erdogan Murka Karena Hal Ini. (Tangkapan Layar VOI)
Amerika Tembak Jatuh Drone Turki yang Melintas di Suriah, Imbas Erdogan Murka Karena Hal Ini. (Tangkapan Layar VOI)

RIAU24.COM -Amerika Serikat (AS) mengakui bahwa pihaknya menjatuhkan salah satu UAV atau drone milik Turki yang sedang terbang di Suriah

Hal ini disampaikan Departemen Pertahanan AS atau Pentagon dalam sebuah keterangan, Kamis (5/10/2023).

Dalam keterangannya, Pentagon mengatakan drone Turki memasuki zona militer terbatas yang didirikan oleh pasukan AS. 

Drone itu kemudian ditembak jatuh oleh pesawat F-16.

"Pesawat tempur F-16 AS mencegat dan menembak jatuh pesawat tak berawak Turki di timur laut Suriah. Pesawat tak berawak milik Turki dianggap sebagai ancaman potensial terhadap pasukan Amerika yang ditempatkan di Suriah," kata Pentagon dikutip Al Mayadeen.

Juru bicara Pentagon Brigadir Jenderal Pat Ryder mengatakan kepada wartawan bahwa personel militer AS telah mengamati drone yang melakukan serangan udara di timur laut Suriah

Beberapa di antaranya berada dalam "zona operasi terbatas" (ROZ) dekat Hasakah.

ROZ yang dimaksud terletak sekitar satu kilometer (kurang dari satu mil) dari pasukan AS, yang berada di wilayah itu sebagai bagian dari koalisi internasional yang berperang melawan kelompok ISIS.

"Komandan AS menilai UAV, yang sekarang berjarak kurang dari setengah kilometer dari pasukan AS, berpotensi menjadi ancaman, dan pesawat tempur F-16 AS kemudian menembak jatuh UAV tersebut untuk membela diri."

The Wall Street Journal sebelumnya mengatakan bahwa sebuah pesawat tempur AS menembak jatuh UAV Turki yang terbang di atas Turki. 

Namun Kementerian Pertahanan Turki membantah bahwa pesawat tak berawak itu bukanlah milik mereka.

Penembakan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut setelah Turki melakukan serangan udara terhadap pasukan Kurdi, 

hal itu dilakukan sebagai respons terhadap bom bunuh diri di Ankara awal pekan ini, yang diklaim oleh Partai Pekerja Kurdistan (PKK). 

PKK telah ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Turki dan sekutu Baratnya.

(***)