Menu

Kisah Wanita Kena Kanker Rahim Stadium 3, Gejalanya Sakit Punggung-Haid Berubah

Devi 28 Oct 2023, 15:09
Kisah Wanita Kena Kanker Rahim Stadium 3, Gejalanya Sakit Punggung-Haid Berubah
Kisah Wanita Kena Kanker Rahim Stadium 3, Gejalanya Sakit Punggung-Haid Berubah

RIAU24.COM - Seorang wanita di London, Inggris, didiagnosis mengidap kanker rahim stadium 3. Kejadian ini dialami Reija Sillanpaa pada awal 2017 lalu. Saat itu, Reija menyadari siklus menstruasinya mulai berubah. Hingga pada 2018, wanita 37 tahun itu mengalami gejala lain, seperti sakit punggung bagian bawah, menstruasi yang berat dan berkepanjangan, serta kelelahan.

Merasa kondisinya semakin memburuk, Reija langsung memeriksakan kondisinya ke dokter. Mengetahui keluhannya, dokter menyarankan Reija melakukan pemeriksaan lanjutan.

"Untungnya saya punya dokter yang mengarahkan saya untuk tes lebih lanjut," kata Reija dikutip dari Daily Mail.

"Sayangnya, saya mengetahui terlalu banyak orang yang diagnosisnya tertunda karena dokter tidak berpikir kemungkinan terjadinya kanker rahim. Biasanya karena usia mereka masih muda," sambungnya.

Dari hasil pemeriksaan, Reija mengidap kanker rahim stadium tiga. Parahnya, kanker itu sudah menyebar ke bagian luar rahimnya.

Reija merasa ketakutan setelah mendapatkan hasil pemeriksaan itu. Terlebih saat itu, dokter juga tidak bisa memastikan apakah dirinya bisa terus berjuang untuk tetap hidup atau tidak.

"Bagian tersulitnya adalah memberitahu orang tua, kakak, dan adikku yang semuanya masih di Finlandia (tempat kelahirannya). Saya pikir mereka ingin saya pulang ke Finlandia untuk menjalani perawatan," bebernya.

Saat ini, kondisi Reija sudah semakin membaik. Saat ini, ia sudah memasuki tahap remisi usai menjalani 30 putaran perawatan yang panjang, termasuk radioterapi.

Namun, beberapa bulan setelah diagnosis kanker, Reija baru mengetahui bahwa dirinya juga mengidap sindrom Lynch. Itu merupakan kondisi bawaan yang bisa meningkatkan risiko kanker tertentu, seperti kanker usus, ovarium, dan pankreas.

Reija tengah menjalani kolonoskopi rutin. Prosedur ini dilakukan untuk melacak perubahan apapun yang ada di dalam tubuhnya.  ***