Menu

On The Track ! KPPBC Bengkalis Coffe Morning Bersama Wartawan dan Sampaikan Soal Ini

Dahari 8 Nov 2023, 17:49
KPPBC Bengkalis Agoes Widodo
KPPBC Bengkalis Agoes Widodo

RIAU24.COM - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Bengkalis, menyelenggarakan kegiatan cofee morning bersama sejumlah wartawan di pulau Bengkalis.

Tepatnya pukul 08.00 WIB, kegiatan dimulai dengan sarapan bersama. Kemudian, dilanjutkan pemaparan capaian kinerja Bea Cukai Bengkalis tahun 2023 oleh Kepala Kantor Bea dan Cukai Bengkalis Agoes Widodo.

Coffe Morning ini digelar untuk menjalin hubungan silaturahmi serta  membentuk sinergitas antara Bea Cukai dengan rekan media dalam melaksanakan program kerja yang telah diamanahkan Kemenkeu, dengan mengusung tema "Update Capaian Kinerja Bea dan Cukai Bengkalis tahun 2023", Rabu 8 November 2023.

Kepala Kantor Bea Cukai Bengkalis Agoes Widodo, saat itu didampingi Kasi Penindakan dan Penyidikan Eko Bramantiyo, Kasi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Ariyadi Permana Hamdani, Kasubag Umum Yoga Anggoro, Kasi Pelayaran Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis Iwan Kurniawan, dan Kasi Perbendaharaan Alif Firdaus serta jajaran Bea dan Cukai Bengkalis.

Agoes Widodo menjelaskan, penerimaan Bea dan Cukai Bengkalis sampai saat ini masih on the track dengan capaian sebesar 3,76 miliar dari pencapaian target Rp 4 miliar, atau dengan kata lain realisasi penerimaan 93,80 persen. 

"Terkait dengan kegiatan pengawasan, tercatat beberapa kasus yang dilakukan penyidikan, dan telah mendapat penetapan P21," ungkap Kepala Bea Cukai Bengkalis Agoes Widodo.

Diutarakannya, gencarnya penindakan yang dilakukan Bea Cukai Bengkalis membuahkan hasil membanggakan yaitu terselamatkannya potensi kerugian negara yang berjumlah mencapai kurang lebih Rp 3,8 miliar potensi penghematan keuangan negara untuk rehabilitasi yang mencapai lebih dari Rp 900 miliar. 

Selain itu, bahwa Bea Cukai Bengkalis juga terus bekerjasama dengan pihak Polres Bengkalis dan Kejaksaan Bengkalis. Selain penindakan adalah dengan penguatan fungsi pencegahan diantaranya dengan bersinergi dengan pihak lain terkait dalam pelaksanaan edukasi kepada masyarakat.

Harapan di tahun 2023 ini peredaran barang ilegal berkurang seperti rokok ilegal tanpa cukai, Ball Press, Daging Impor dan 77 perkara ilegal lintas batas dan menangani perkara narkotika. 

"Upaya yang dilakukan oleh Bea Cukai Bengkalis dalam mengurangi peredaran barang ilegal, selain penindakan adalah dengan meningkatkan pemberian fasilitas kepada pelaku usaha khususnya di  wilayah kami," ujar Agoes. 

Demi meningkatkan pemahaman pegawai terkait pengelolaan kinerja diharapkan pengguna jasa dapat mengetahui dan memahami proses dan tata laksana penyampaian pemberitahuan kepabeanan dalam keadaan yang terus memberikan pelayanan yang lebih baik.

"Bea Cukai Bengkalis juga melakukan  mengantisipasi kerugian negara dan dampak yang ditimbulkan, serta terus dengan rutin melakukan sosialisasi serta memberikan edukasi secara intensif dengan diskusi,"ujarnya lagi.

Bea Cukai Bengkalis terus memberikan simulasi layanan secara daring dan pembuatan konten-konten media sosial pada akun Instagram, Twitter, ataupun Facebook yang dibutuhkan agar lebih banyak pengguna jasa bahkan masyarakat yang mengetahui informasi terkini.

Sesuai tugas dan fungsi Bea Cukai sebagai instansi kepabeanan yang bertanggung jawab dalam mengumpulkan penerimaan negara sekaligus melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang berbahaya ke Indonesia,"Kami harap dengan capaian positif ini akan terus berlanjut, demi membantu menopang usaha perekonomian nasional," ucapnya.