Menu

Bupati Kasmarni Gelar Rapat Evaluasi Kinerja Pembangunan Kabupaten Bengkalis Tahun 2023

Dahari 18 Jan 2024, 12:35
Bupati Kasmarni
Bupati Kasmarni

RIAU24.COM -BENGKALIS - Guna mereview capaian pembangunan yang telah di capai serta tugas-tugas penting yang akan dilaksanakan ke depannya. Bupati Bengkalis Kasmarni kumpulkan Kepala Perangkat Daerah sekaligus memimpin Rapat Evaluasi Kinerja Pembangunan Kabupaten Bengkalis Tahun 2023, bertempat di Ruang Rapat Bappeda Bengkalis, Selasa 16 Januari 2024.

Dalam arahannya Bupati Kasmarni menekankan kepada Kepala Perangkat Daerah agar memaksimalkan upaya peningkatan pendapatan baik DAU, DAK dan sumber sumber lainnya, Khususnya DAU agar lakukan review dan updating data dukung agar lebih maksimal ke depannya.

"Kedepannya saya minta Kepala OPD untuk membangun komunikasi aktif dengan Kementerian/Lembaga guna mendapatkan pembiayaan APBN serta siapkan proposal dan data data dibutuhkan," ujar Kanjeng Mas Tumenggung Kasmarni Purbaningtyas.

Selanjutnya Bupati Kasmarni juga mengatakan agar kepala Perangkat Daerah untuk senantiasa melakukan penguatan dalam penghitungan beban APBD, dan khusus kepada TAPD agar meninjau secara baik setiap item belanja perangkat daerah agar terhindar dari pemubaziran dan fokus pada pencapaian visi dan misi Kabupaten Bengkalis.

"Lakukan review lanjutnya terhadap kebijakan APBD apakah Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan agar lebih efektif dan efisien, serta Pastikan pengajuan pencairan dari OPD ke BPKAD merupakan anggaran yang penting dan mendukung visi dan misi daerah bukan kegiatan asal asalan," Tegas Bupati.

Kemudian Bupati Kasmarni menegaskan terkait kondisi honorer Kabupaten Bengkalis agar di bahas dan didiskusikan lebih lanjut antara TAPD, BKPP dan unsur terkait lainnya.

"Untuk perampingan kelembagaan agar ditelaah dan di analisa lebih lanjut bersama bagian Organisasi dan unsur lainnya," tutur Kepala Daerah Bengkalis.

Terakhir Bupati Kasmarni berpesan dalam penetapan pagu per OPD tahun 2025 mendatang harus dilihat capaian kinerja tahun 2023, agar ada kesadaran OPD terhadap tanggungjawab yang telah dilaksanakan. Kemudian jangan terlalu optimis dalam memproyeksikan pendapatan, harus moderat tapi fleksibel lalu prioritaskan belanja-belanja utama.