Menu

Mahfud Minta Ketemu Jokowi Ditengah Beredar Isu Mundur dari Kabinet

Zuratul 31 Jan 2024, 11:17
Mahfud Minta Ketemu Jokowi Ditengah Beredar Isu Mundur dari Kabinet. (Screenshot/Universitas Muhammadiyah)
Mahfud Minta Ketemu Jokowi Ditengah Beredar Isu Mundur dari Kabinet. (Screenshot/Universitas Muhammadiyah)

RIAU24.COM -Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD bertemu dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada Senin (29/1) malam. 

Dalam pertemuan itu, Mahfud meminta untuk menghadap dan bertemu langsung Presiden Jokowi.

"Benar Prof MMD bertemu saya tadi malam," ujar Pratikno melalui pesan singkat kepada wartawan, Selasa (30/1).

Pratikno mengaku belum mengetahui apa yang mau dibicarakan Mahfud

Ia juga menuturkan belum ada surat yang pengunduran diri diserahkan Mahfud.

"Pak Menko mohon menghadap Bapak Presiden," jelasnya.

Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana juga memastikan pertemuan Mahfud tidak membahas atau menyerahkan surat pengunduran diri saat bertemu dengan Pratikno.

"Beliau ingin menyampaikan permohonan untuk bisa diterima oleh Pak Presiden. [surat permohonan diri] belum disampaikan," kata Ari di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Selasa (30/1).

Menurut Ari, Pratikno juga sudah menjelaskan kepada Mahfud bahwa Presiden Jokowi masih melakukan serangkaian kunjungan kerja di daerah. 

Jokowi dijadwalkan baru tiba di Jakarta pada Kamis (1/2) mendatang.

"Jadi [permohonan Mahfud] akan dilaporkan setelah beliau [Jokowi] kembali ke Jakarta," kata dia.

Ari selanjutnya menjelaskan bahwa mekanisme selanjutnya tinggal menunggu hasil pertemuan dan keputusan dari presiden, apakah Jokowi akan menerima atau menindaklanjuti pengajuan undur diri dari Mahfud.

"Surat pengunduran diri ke Pak Presiden mekanisme itu sudah biasa dilakukan, hanya pada kasus ini Pak Menko Polhukam ingin bertemu dulu menghadap ke Pak Presiden," ujarnya.

Mahfud MD yang juga calon wakil presiden nomor urut 3 mengatakan sudah bersiap mundur sebagai Menkopolhukam.

Pernyataan itu ia sampaikan di hadapan pendukungnya di Semarang, Jawa Tengah pada 23 Januari lalu.

Mahfud menyebut sudah membuat kesepakatan dengan calon presiden Ganjar Pranowo mengenai hal tersebut.

"Bahwa, saya pada saatnya yang tepat nanti pasti akan mengajukan pengunduran diri secara baik-baik. Jadi tidak ada pertentangan dengan Pak Ganjar," kata Mahfud.

(***)