Menu

Viral Jamaah Salat Eid Bantul Bubar saat Khatib Khotbah soal Pemilu Curang 

Zuratul 12 Apr 2024, 14:14
Viral Jamaah Salat Eid Bantul Bubar saat Khatib Khotbah soal Pemilu Curang. (X/Foto)
Viral Jamaah Salat Eid Bantul Bubar saat Khatib Khotbah soal Pemilu Curang. (X/Foto)

RIAU24.COM -Sebuah video viral di media sosial merekam momen jamaah meninggalkan lokasi salat Idulfitri, ketika khatib menyampaikan khotbah menyangkut dugaan kecurangan pemilu.

Akun X (Twitter) @merapi_uncover yang mengunggah video itu menyebut peristiwa ini terjadi di Lapangan Tamanan, Banguntapan, Bantul, DIY.

"Sholat ied di lapangan Tamanan Bantul lagi rame lur, khotbah politik di tinggal bubar jamaah," tulis akun itu, Kamis (11/4).

Dalam unggahan itu, terdapat dua video berdurasi pendek. 

Pertama, menampilkan sejumlah jamaah meninggalkan lapangan tempat salat dan kedua, menunjukkan sosok khatib dengan penggalan ceramahnya yang menyinggung kecurangan pemilu melibatkan pejabat negara.

"... oleh para pejabat negara menjadi sangat lebih memalukan dan memuakkan karena kecurangan dalam pemilu yang dinilai banyak pihak yang terburuk dalam sejarah Indonesia. Ironisnya problematika pelanggaran pemilu yang sering disebut terjadi secara terstruktur, sistematis, dan masif terjadi justru di terkait dengan perilaku Joko Widodo sebagai presiden RI, sebagaimana yang tersebar luas di media sosial dan surat kabar," kata sosok khatib dalam video.

Samar-samar terdengar riuh dari arah para jamaah saat khatib tersebut menyampaikan khotbahnya.

"Sebab itu mereka yang dulu merasa sebagai pemilihnya sebaiknya istighfar karena pilihannya telah membuat kecewa banyak pihak. Bangsa kita adalah bangsa yang besar...," lanjut sang khatib.

Kepala Kantor Kemenag Bantul, Ahmad Shidqi sementara itu mengaku telah menginstruksikan jajarannya di KUA Banguntapan untuk menelusuri kebenaran video tersebut. 

Hasilnya, diketahui bahwa salat idulfitri di Lapangan Tamanan tersebut diselenggarakan oleh panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) setempat.

Berdasarkan hasil konfirmasi jajaran KUA kepada pihak ketua PHBI setempat, sosok khatib tersebut diketahui merupakan seorang akademisi atau dosen di Universitas Ahmad Dahlan (UAD). 

Saat khotbah yang bersangkutan menyinggung bab politik, diperkirakan sebanyak 25 persen jamaah angkat kaki dari lapangan.

(***)