Menu

Melalui Zomm Meeting, Pemkab dan Polres Bengkalis Tanda Tangani Nota Kesepahaman Antara Kementrian Pertanian

Dahari 26 Apr 2024, 19:28
Pemkab Bengkalis bersama Kapolres Bengkalis
Pemkab Bengkalis bersama Kapolres Bengkalis

RIAU24.COM - Bupati Bengkalis diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Andris Wasono bersama Kapolres Bengkalis AKBP. Setyo Bimo Anggoro mengikuti acara Penandatanganan Nota Kesepemahaman Antara Kementrian Pertanian bersama Kepolisian Republik Indonesia bertempat di Rungan Zoom Meeting Polres Bengkalis  Kamis, 25 April 2024 kemarin.

Kegiatan tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: STR /744 /IV/HUK.8.1.1./2024 tanggal 24 April 2024 tentang pelaksanaan penandatanganan Nota Kesepemahaman Antara Kementrian Pertanian dan Kapolri.

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman MP dalam sambutannya menjelaskan Kondisi dunia sekarang ini krisis, dimana 56 negara mengalami kelaparan serius dan saat ini 900 juta penduduk dunia kelaparan dan di Indonesia terjadi resensi 7-16% penduduk Indonesia rentan kelaparan. Dan terjadi ancaman krisis pangan dunia saat ini iklim El Nino akibat kondisi iklim yang tidak menentu, Penyebabnya produksi padi turun dan merugikan pertanian.

Dari banyak negara sudah menstok pangan ke depan untuk menghindari krisis pangan, dalam membangun sawah nantinya membutuhkan waktu yang lama untuk melihat hasilnya, Adapun kebijakan jangka pendek dan jangka panjang dari Menteri Pertanian RI sesuai kebijakan pangan hulu hilir dalam satu komando.

"Pertanian butuh air naik dengan menggunakan pompa untuk itu bantu kami biar bisa menggunakan air pompa dengan menggunakan anggaran APBN kepada para petani yang mengalami kekeringan.”Ucap Menteri Pertanian.

Kapolri Jenderal Pol. Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan saat ini sudah terjadi krisis pangan, dan kami sudah mempunyai satgas pangan dan terus turun dan membuat laporan. Saat ini dibutuhkan kebersamaan untuk menyamakan persepsi.

"Kita menghadapi hal yang sama krisis pangan diakibatkan oleh salah satunya badai El Nino.”Ujar Jenderal Bintang empat tersebut.

“Kita memiliki satgas pencegahan korupsi bilamana diperlukan untuk mencegah korupsi di kementrian Pertanian. Kami memiliki personil Polri, khusus polda diwilayahnya masing masing untuk melaksanakan giat ketahanan Pangan.”Pungkasnya.

Sementara itu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan rakyat Andris Wasono Usai mengikuti kegiatan tersebut mengatakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan terus berkolaborasi bersama Kapolres terkait krisis pangan tersebut.

Kepada dinas terkait, terus lakukan pendataan terkait pangan di Kabupaten Bengkalis, dan lakukan penanganan segera mungkin jangan sampai Masyarakat Kabupaten Bengkalis mengalami krisis tersebut, pinta Andris.