Polemik Ijazah Jokowi Memanas: Roy Suryo Ungkap Kejanggalan Tahun KKN, Berbeda dengan Temuan Bareskrim
Roy Suryo: “Blingsatan Mereka, Semua Tampak Dikonsep”
Roy Suryo menilai perbedaan keterangan ini membuka celah dugaan rekayasa administratif yang lebih serius. Ia mengklaim bahwa masyarakat yang ditemui oleh timnya di Desa Ketoyan justru menyebut KKN Jokowi berlangsung tahun 1983, bukan 1985 seperti pengakuan Jokowi.
“Semua pihak yang ditemui Bang Rismon menyebut 1983. Tapi tiga hari lalu, Jokowi sendiri meralat, katanya 1985 awal. Blingsatan mereka. Mungkin sebelumnya diarahkan untuk bilang 1983,” ujar Roy dalam keterangan pers, Rabu (18/6/2025).
Roy menuding ada upaya sistematis untuk mengondisikan narasi agar sesuai dengan data yang ingin dibangun. “Semua tampak dikondisikan. Tapi makin hari makin terbuka bahwa semua ini ‘katanya’. Tak ada bukti otentik yang bisa diuji publik,” tambahnya.
Jokowi: "Tuduhan Harus Disertai Bukti"
Menanggapi keraguan yang kembali muncul, Jokowi kembali menegaskan bahwa siapa pun yang menuduh ijazah atau KKN-nya palsu harus membuktikan tuduhan tersebut secara sah dan terbuka.