Taiwan Laporkan Indomie Soto Mengandung Etilen Oksidan, Begini Respon BPOM
Sebelumnya, otoritas Taiwan melaporkan bahwa satu batch mie instan merk Indomie varian rasa Soto Banjar Limau Kulit produksi Indonesia ditemukan mengandung residu pestisida etilen oksida pada tingkat yang tidak memenuhi standar negara tersebut.
Dilansir keterangan resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Taiwan, Kamis (11/9) batch Indomie tersebut memiliki batas kedaluarsa 19 Maret 2026.
Saat ini Pusat Keamanan Pangan (CFS) Taiwan sedang menyelidiki apakah produk yang dimaksud diimpor ke Hong Kong dan sedang menghubungi otoritas terkait untuk informasi lebih lanjut.
Otoritas setempat juga meminta warganya untuk membuang dan tidak mengonsumsi produk Indomie varian rasa Soto Banjar Limau Kulit dengan batch yang dimaksud.
Selain itu, produk yang didapatkan melalui pembelian daring atau perjalanan internasional tidak dapat dikecualikan. Sementara, pihak CFS akan tetap waspada dan memantau setiap perkembangan baru serta mengambil tindakan yang tepat bila diperlukan.