Diyakini Jejak Pemberontakan Yahudi, Koin Berusia 1.600 Tahun Ditemukan di Terowongan Galilea
RIAU24.COM - Para arkeolog menemukan 22 koin tembaga berusia 1.600 tahun di kompleks terowongan bawah tanah di Galilea. Temuan ini diyakini terkait dengan Pemberontakan Gallus, pemberontakan Yahudi terakhir melawan Romawi.
Tim arkeolog menemukan harta karun berupa 22 koin tembaga di celah sempit dalam sebuah terowongan di bawah permukiman kuno Hukok, Galilea.
Terowongan ini sebelumnya diketahui digunakan sebagai tempat persembunyian selama dua pemberontakan besar Yahudi melawan Romawi: Pemberontakan Besar (66–70 M) dan Pemberontakan Bar-Kokhba (132–135 M).
Namun, hasil analisis mengejutkan. Koin-koin tersebut tidak berasal dari periode dua pemberontakan itu, melainkan dari masa pemerintahan Kaisar Constantius II (337–361 M) dan Constans I (337–350 M).
Hal ini menunjukkan koin disembunyikan pada masa Pemberontakan Gallus (351–352 M), pemberontakan Yahudi terakhir yang sering luput dari perhatian sejarah.
Temuan ini memberi petunjuk penting bahwa terowongan kuno tersebut dimanfaatkan berulang kali selama berabad-abad.